Dinkes Sumsel Siagakan 350 Puskesmas dan Posko Layanan Antisipasi ISPA
Dinkes Sumsel menyiagakan 350 puskesmas dan empat posko kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan ISPA akibat kabut asap karhutla.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiakan 350 puseksmas dan penguatan posko layanan untuk menanggulangi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Langkah ini dilakukan seiring seiring pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Farida, menyampaikan pihaknya telah menggerakkan seluruh jajaran di kabupaten/kota terdampak, seperti Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir, termasuk Kota Palembang untuk aktif melakukan penyuluhan, serta melaporkan penanganan secara berkala.
“Kami minta seluruh kabupaten/kota, terutama sekali yang berdampak ya, kayak OI, Muba, Banyuasin, OKI, itu mereka bergerak dan mereka juga memberikan laporan ke Dinas Provinsi,” ujar Farida saat diwawancarai langsung, Senin (5/10/2026).
Untuk memperkuat fasilitas pelayanan, sebutnya, Dinkes menyiagakan total 350 puskesmas di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Khusus di Kota Palembang, terdapat sekitar 61 posko pelayanan gratis yang dibuka dari total 44 puskesmas guna mendekatkan akses kesehatan bagi warga,” katanya.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel juga resmi membuka posko layanan terpadu mulai 5 Oktober 2026 untuk membackup penanganan di tingkat kota. Posko ini didukung oleh sejumlah rumah sakit pemerintah daerah.
"Provinsi membuka, dibantu oleh rumah sakit-rumah sakit pemerintah kita, seperti Rumah Sakit Siti Fatimah, Rumah Sakit Mata, Rumah Sakit Gilut, dan Rumah Sakit Erba," ungkapnya.
Posko kesehatan tingkat provinsi tersebut disebar di empat titik strategis, yakni Jakabaring, Monpera, Kertapati, serta Sako-Sematang Borang.
Dikatakannya, pelayanan di posko ini beroperasi satu shift mulai pukul 08.00 WIB, sementara layanan siaga 24 jam tetap diberlakukan pada puskesmas terpilih berdasarkan tingkat kerawanan kasus.
"Puskesmas itu ada dua, rawat inap dan rawat jalan. Jadi berdasarkan kasusnya yang terbanyak, memang ada empat kabupaten itu, tetapi semuanya tetap standby," terangnya.
Sebagai langkah preventif harian, Dinkes Sumsel juga menggencarkan pembagian masker gratis di delapan titik rawan di Kota Palembang, termasuk kawasan Kertapati, Gandus, Alang-Alang Lebar, hingga Sako.
Terkait rekapitulasi jumlah pasien di posko baru yang serentak beroperasi hari ini, pihak Dinkes memastikan data penanganan akan dihimpun secara berkala melalui laporan harian tim di lapangan.
"Poskonya dimulai tanggal 5 Oktober mulai pukul 8 ini secara persiapan. Jadi kalau mau tanya apakah kasus-kasus yang kami layani di posko, empat posko tersebut, belum kami dapat data. Nanti paling sore kalau ada," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALPledoi Korupsi Internet Diskominfo Tebingtinggi, PH Terdakwa Sebut Terima Uang Maintenance
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
SUMSELDinkes Sumsel Siagakan 350 Puskesmas dan Posko Layanan Antisipasi ISPA
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Ahli Sebut Mutu Beton dan Volume Bermasalah
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
KRIMINALSidang PNBP Belawan, Pengawas KSOP Dicecar Soal SPB hingga Selisih Data Rekonsiliasi Rp4 Miliar
hendra·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANHadiri HUT Ke-81 TNI, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHakim Tolak Praperadilan Pejuang Lingkungan, Kuasa Hukum dan Keluarga Kecewa
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMUTWagub Sumut Lantik 188 Pejabat, Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan