Demi Keselamatan, Polri Minta Pemudik Idul Fitri dak Gunakan Sepeda Motor
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan meminta pemudik Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 tidak menggunakan sepeda motor demi menjaga keselamatan.
Baca Juga : Tak Perlu Perpanjang Lagi, SIM & STNK Bisa Seumur Hidup?
Aan menjelaskan imbauan disampaikan agar mengingat bahwa sepeda motor memiliki potensi kecelakaan tinggi di jalan. Namun begitu, dia memastikan pihaknya tidak melarang masyarakat mudik dengan sepeda motor.
Baca Juga : Libur Nataru, Truk Dilarang Masuk Tol Mulai 21 Desember
“Untuk sepeda motor, itu kita tidak melarang, artinya tidak melarang, tapi mengimbau,” kata Aan dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024)
Aan menyebut tingkat kecelakaan lalulintas yang melibatkan sepeda motor saat arus mudik tahun lalu. Dia mengatakan 74 persen sepeda motor menjadi korban atau terlibat kecelakaan lalulintas.
Baca Juga : Pulihkan Pasca-Bencana di Gayo Lues, 84 Personel Satbrimob Polda Sumsel Bangun Huntara
“Dengan data tersebut, sebaiknya teman-teman masyarakat Indonesia yang akan mudik itu tidak menggunakan sepeda motor karena sangat potensial terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Baca Juga : Dukung Program Presiden, Kapolri Targetkan 1.500 Satuan Pelayanan Gizi Polri Rampung di 2026
Menurut mantan Dirgakkum Korlantas Polri ini, banyak program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dalam rangka mengurangi penggunaan sepeda motor. Namun dia meminta masyarakat yang tetap ingin mudik menggunakan sepeda motor agar memperhatikan sejumlah hal terkait keselamatan.
Pertama, kata dia, agar kondisi sepeda motor yang hendak dipakai mudik agar dalam kondisi prima serta pemudik dalam kondisi sehat. Kemudian, lanjutnya, pemudik harus memastikan perlengkapan berkendara seperti helm, sepatu, jaket tetap digunakan.
Baca Juga : Jalan Tol Sigli - Banda Aceh Dibuka Secara Fungsional
“Yang keempat waktu istirahat, tolong dimanfaatkan betul, karena maksimal 2 jam itu sudah lelah, konsentrasi sudah kurang. Jadi 2 jam silakan minggir ke rest area, istirahat, minimal kalau sepeda motor 30 menit,” terangnya.
Baca Juga : Truk Bermuatan Pupuk Terguling di Jalinsum Desa Simirik, Arus Lalulintas Buka Tutup
Aan juga meminta kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor agar tak berboncengan lebih dari satu orang, juga tidak membawa barang yang berlebihan.
“Karena ini sangat berbahaya, potensial untuk terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
