Nusantaraterkini.co, Medan - Demam Euro 2024 cukup terasa di berbagai platform media sosial.
Turnamen sepakbola antar negara di benua eropa sudah dimulai meski masih dalam tahap babak pengisian.
Turnamen 4 tahunan itu diikuti oleh 24 negara terbaik di benua tersebut.
Tentunya bagi pecinta sepak bola dalam negeri yang mengidolakan salah satu peserta Piala Eropa.
Jersey Timnas peserta jelas menjadi properti wajib untuk para pendukungnya.
Namun, demam Euro ini tak berdampak signifikan bagi pelaku usaha khususnya menjual baju-baju bola atau Jersey bola.
Baca Juga : Lamine Yamal Tak Bela Spanyol di Olimpiade Paris 2024?
Menurunnya daya beli masyarakat khususnya pecinta bola ditoko-toko daerah dikeluhkan beberapa pedagang.
Owner Kagaya Sport, Bayu, mengatakan, usaha miliknya masih belom mengalami lonjakan pembeli karena stok yang terlambat.
"Minat masih seperti biasanya, adapun permintaan barang, kita belom ready stok, barang kita sampai sekarang belum masuk," Ucapnya.
Baca Juga : RESMI Southgate Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Inggris
Tak hanya itu, toko olah raga lainnya yakni Arsenal Sport juga mengeluhkan.
Hal tersebut lantaran menurunnya minat pembeli jersey di tokonya akibat banyaknya toko online.
"sekarang pembeli sedikit sedikit toko online, jadi kita sepi pembeli. Ini aja kita gak berani banyak stok," ungka karyawan Arsenal Sport, Adrian kepada Nusantaraterkini.co.
Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata
Lanjutnya, sekarang penjualan khususnya Jersey mulai susah, terhambatnya penjualan jersey di tokonya akibat banyaknya toko online yang menjual Jersey di bawah harga pasaran lokal.
Lanjutnya, bahwa jersey yang dijualnya ada dua tipe yaitu jersey klub sepak bola dunia dan jersey Timnas Euro 2024 .
“Untuk harga jersey klub sepakbola dunia per jerseynya dijual dengan harga Rp100 ribu sedangkan jersey Euro 2024 dijual dengan harga Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu per jerseynya,” pungkasnya.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Global Kian Menggila, DPR Soroti Lemahnya Pengelolaan SDA dan Mitigasi Bencana
(Cw4/Nusantara terkini.co)
