Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dekranasda Sumut Latih 60 Perancang Muda, Siap Angkat Wastra Ulos Modern ke Pasar Nasional

Editor:  hendra
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu menunjungi pelatihan desain berbasis motif ulos bagi 60 perancang muda dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang berlangsung di Kantor Dekranasda Taput, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung, Rabu (26/11/2025). (Foto Dinas Kominfo Sumut)

Nusantaraterkini.co, TAPANULI UTARA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) mendorong pengembangan wastra ulos agar semakin diminati pasar nasional. Hal itu diwujudkan melalui pelatihan desain berbasis motif ulos bagi 60 perancang muda dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang berlangsung di Kantor Dekranasda Taput, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung, Rabu (26/11/2025).

Pelatihan yang digelar 26–28 November 2025 ini bertujuan memperkuat pelestarian wastra daerah sekaligus mendorong inovasi desain ulos menjadi fashion modern yang tetap berakar pada nilai budaya. Para peserta mendapat pembekalan untuk menciptakan karya yang elegan, ekonomis, dan berdaya saing, baik di pasar lokal maupun nasional.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu menunjungi pelatihan desain berbasis motif ulos bagi 60 perancang muda dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang berlangsung di Kantor Dekranasda Taput, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung, Rabu (26/11/2025). (Foto Dinas Kominfo Sumut)

Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu, mengatakan pelatihan ini diharapkan menambah keterampilan para desainer dalam memadukan wastra daerah menjadi produk yang menarik tanpa meninggalkan makna tradisi.

Baca Juga : Kahiyang Ayu Kunjungi Rumah Tenun Nadira, Dukung Wastra Khas Tabagsel

“Kita ingin ulos tidak hanya sekadar kain yang menyimpan nilai, identitas, dan cerita, tetapi juga menjadi karya fashion modern yang diminati pasar tanpa meninggalkan makna tradisinya,” ujarnya.

Kahiyang juga berharap pelatihan ini mampu melahirkan perancang kreatif yang dapat mengembangkan ulos menjadi produk bernilai ekonomis tinggi sehingga ikut menggerakkan perekonomian daerah.

Salah satu peserta, Rahmad Hutabarat, mengaku semakin terdorong untuk mengembangkan fashion berbasis motif ulos khas Batak.

Baca Juga : Dekranasda Dukung Penuh Perajin Sumut Bertanding di Kompetisi Asta Kriya Nusantara

“Ulos sangat kaya motif dan bisa diolah menjadi busana elegan. Pelatihan ini memberi banyak inspirasi untuk menjadikan ulos sebagai wastra modern sekaligus daya tarik budaya,” katanya.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu menunjungi pelatihan desain berbasis motif ulos bagi 60 perancang muda dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang berlangsung di Kantor Dekranasda Taput, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung, Rabu (26/11/2025). (Foto Dinas Kominfo Sumut)

Instruktur dari By Dilada Mode Dila, menjelaskan peserta dibimbing mulai dari membuat proporsi busana, mendesain, hingga memproduksi pakaian. Termasuk memadukan ulos asli Taput dengan bahan polos agar menghasilkan desain yang lebih modern.

“Mereka belajar dari awal, membuat proporsi busana, lalu mendesain hingga ke produk jadi. Tujuannya mengangkat wastra Taput melalui desain yang lebih modern,” jelasnya.

Baca Juga : Suara Hati Penerima Manfaat Program MBG 3B di Sumut: Kami Merasa Tidak Sendiri Lagi Merawat Anak

Pada kesempatan tersebut, Kahiyang Ayu bersama Wakil Ketua Dekranasda Taput, Lisa Deni Lumbantoruan Br. Malau, menyerahkan 60 unit mesin jahit kepada seluruh peserta sebagai dukungan terhadap proses produksi mereka.

Usai meninjau pelatihan, Kahiyang juga melihat berbagai hasil wastra dan kriya Taput, mencicipi pangan khas daerah, serta membeli oleh-oleh seperti gitar dan ulos sebagai bentuk dukungan kepada para pengrajin lokal. 

(Akb/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Perkuat Konektivitas Sumatera, Gubernur Bobby Nasution Resmikan Rute Udara Pinangsori–Pekanbaru ​