Dari Berjualan Tapai Hingga Berhasil Mengantar 2 Anaknya Masuk Perguruan Tinggi
Dari Berjualan Tapai Hingga Berhasil Mengantar 2 Anaknya Masuk Perguruan Tinggi
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Maryati, pedagang tapai ini berhasil mengantarkan kedua anaknya masuk ke perguruan tinggi negeri di Sumut dan Aceh.
Ibu paruh baya ini, demi pendidikan anak-anaknya ia rela berjualan di dua pasar yakni Petisah dan Sunggal.
Tak tanggung-tanggung, 30 tahun ia melakoni berjualan tapai demi menyekolahkan anak-anaknya.
"Saya berjualan kurang lebih 30 tahun, dari anak saya masih kecil hingga kuliah dan kerja saat ini. Saya bersyukur bisa bekerja selama ini karena dari sini saya bisa membiayai kedua anak saya untuk kuliah," ujarnya saat ditemui di Pasar Petisah, Kamis (9/7/2026).
Maryati mengungkapkan kesehariannya berjualan keliling menaikan lantai dua dan tiga di Pasar Petisah.
Ia memilih tapai untuk dijual lantaran dengan sedikit modal, bisa balik modal dan untung dalam waktu satu hari saja.
"Modal saya dalam berjualan tape ada Rp 250 ribu, bisa balik modal bahkan lebih dalam satu hari. Karena, biasanya yang membeli tape di sini adalah kalangan atas seperti suku Tionghoa, orang Batak, dan Jawa yang memiliki banyak uang," ujarnya.
Masih dikatakan Maryati, dirinya tidak berjualan di Pasar Petisah saja, namun juga berjualan di Pasar Medan Sunggal.
"Pajak Petisah memang sepi, namun pembeli kebanyakan berasal dari orang yang menengah atas seperti suku Tionghoa yang sering memborong. Saya jualan di dua lokasi Petisah dan Sunggal," sebutnya.
Maryati menceritakan bahwa anak-anaknya terpisah dengannya lantaran menempuh pendidikan. Meski begitu, ia selalu mengirim doa untuk kedua anaknya yang berada di kota orang.
"Anak pertama saya kini tinggal di Bekasi karena masuk perguruan tinggi President University, ia mengambil jurusan kedokteran namun mendapatkan beasiswa dari 36 juta persemester menjadi 8 juta persemester," tambahnya.
Ia bangga karena dengan hasil kerja kerasnya ia mampu menyekolahkan kedua anaknya dan kini anak ke 4 dan 5 juga memiliki niat untuk kuliah.
"Anak pertama saya langsung kerja setelah tamat sekolah, tetapi anak kedua dan ketiga saya kuliah, saya senang sekali melihat mereka giat kuliah, kini adek-adeknya juga ingin kuliah," ujarnya.
Maryati berharap anaknya sukses dan mengingat perjuangan dan keringat orang tua dalam memperjuangkan mimpi dan cita-cita mereka.
(CV2/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALEskalasi Serangan Houthi ke Arab Saudi Ancam Stabilitas Regional dan Perdamaian Yaman
Rozie Winata·15 menit yang lalu -
SUMUTKA Putri Deli Perkuat Mobilitas Pesisir Timur Sumut, Layani hingga 970 Ribu Pelanggan
Rozie Winata·57 menit yang lalu -
KOTA MEDANPuncak Musim Hujan Tiba, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC dan Armada Evakuasi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Dorong Pemanfaatan Aset Daerah untuk Tekan Kemiskinan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANBangkitkan Pasar Legendaris, Wali Kota Medan Groundbreaking Block Petisah Berkonsep Pasar Kreatif
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KESEHATANRS Adam Malik Borong Dua Penghargaan Nasional di PERSI Award 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSJPU Gagal Hadirkan Saksi Ahli, Sidang Korupsi DEK Sungai Padangsidimpuan Ditunda
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Rendam Ratusan Rumah di Besitang Langkat, Desa Sekoci Terparah, Jalinsum Medan-Aceh Ikut Tergenang
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELWajib Halal Diberlakukan 18 Oktober, Pelaku Usaha Diingatkan Urus Sertifikat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSDPR Minta Pemerintah Libatkan Ahli Waris Jaga Benda Kerajaan Nusantara
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan