Curah Hujan Tinggi, Dua Desa di Samosir Diterjang Banjir Bandang
Tiba-tiba dari gunung ada suara gemuruh, menandakan kali sudah jebol, lalu air besar pun datang merusak rumah warga
Nusantaraterkini,co, SAMOSIR - Peristiwa banjir bandang melanda Desa Martoba dan Desa Unjur di Kabupaten Samosir, Sabtu (28/9/2024).
Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda dua desa tersebut, pada malam hari.
Informasi diperoleh, peristiwa banjir bandang bermula ketika hujan yang melanda pada pukul 20.30 WIB. Hujan yang tak kunjung reda selama berjam-jam tersebut kemudian disusul suara gemuruh dari gunung dan selanjutnya datang air deras yang menghantam pemukiman warga.
Banjir bandang di Desa Martoba mengakibatkan beberapa rumah terendam air. Namun terdapat satu rumah yang kondisinya parah dan membuat barang-barang rumah keluar tebawa arus dan rusak.
Akibat kejadian ini, satu keluarga harus mengungsi untuk aementara waktu. Beruntung bencana ini tidak sampai menelan korban dan hanya ada dua orang yang mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit.
Satu warga, Viktor Sidabutar mengatakan awal mula banjir bandang dimulai dari hujan yang deras tak kunjung reda.
"Tiba-tiba dari gunung ada suara gemuruh, menandakan kali (Sungai) sudah jebol, lalu air besar pun datang merusak rumah warga," ucapnya.
Viktor beranggapan, sumber penyebab banjir berasal dari adanya pihak yang melakukan pemecahan batu untuk dijual sebagai bahan bangunan.
"Sumber penyebab banjir bandang berasal dari belakang rumah, adanya melakukan pemecahan batu agar batu-batu dijual. Batu dijual untuk bangunan-bangunan, batu mungkin dibuat di dalam kali, sehingga kalinya tersumbat mengakibatkan banjir bandang" tambahnya.
Dia menambahkan bahwa korban jiwa dalam bencana alam tidak ada tetapi ada ada dua orang suami dan istri yang luka ringan akibat air besar yang masuk ke rumah.
"Rumah warga masih aman, hanya air saja masuk ke rumah. Namun ada satu rumah terdampak parah, semua barang-barang dalam rumah dibawa arus air yang deras, pintu jebol, kamar mandi tertimbun, banyak barang- barang rusak, hewan peliharaan sebanyak 50 ekor ayam meninggal tertimbun dan anjing," pungkasnya.
(cw8/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIRupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Tekanan Global Jadi Sorotan
hendra·11 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Anjlok ke Rp2.580.000 Per Gram, Buyback Ikut Turun Tajam
Rozie Winata·22 menit yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Larang Keras Dana Karhutla Rp30 Miliar Diserap untuk Keperluan Pejabat
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
NASIONALKomisi IX DPR Pastikan Perlindungan Hukum Ojol Tanpa Ubah Status Kemitraan
Rozie Winata·42 menit yang lalu -
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan