Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bukan Sekadar Lezat, Kuliner Khas Sulawesi Selatan Ternyata Punya Nilai Ekonomi Besar

Jadi Magnet Wisata dan Penopang Ekonomi Kreatif

Kuliner khas Sulawesi Selatan tak hanya kaya rasa, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif dan daya tarik wisata unggulan daerah.

Bagikan:
Kuliner Sulawesi. (Foto: istimewa)
Kuliner Sulawesi. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sulawesi Selatan tidak hanya dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan pelayaran di kawasan timur Indonesia, tetapi juga sebagai lumbung kuliner tradisional yang bernilai ekonomi tinggi. Kekayaan makanan khas daerah ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus penggerak sektor ekonomi kreatif.

Pulau Sulawesi, yang terletak di antara Kalimantan dan Kepulauan Maluku, dihuni oleh beragam suku dengan dominasi Bugis dan Makassar yang dikenal memiliki jiwa dagang kuat. Tak heran, kuliner khas Sulawesi Selatan berkembang pesat dan kini menjadi komoditas unggulan di sektor pariwisata dan UMKM.

Berikut deretan makanan khas Sulawesi Selatan yang tak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi daerah.

1. Pisang Epe

Pisang epe merupakan ikon kuliner Makassar yang banyak dijajakan di kawasan Pantai Losari. Terbuat dari pisang raja yang dipanggang lalu dipipihkan, kuliner ini disajikan dengan siraman gula aren cair atau aneka topping modern seperti keju dan cokelat.

2. Es Pisang Ijo

Kuliner legendaris ini memadukan pisang kukus, balutan adonan hijau, kuah santan, dan sirup manis. Selain menyegarkan, es pisang ijo menjadi bukti adaptasi kuliner tradisional terhadap selera pasar modern.

3. Kapurung

Berasal dari Luwu Raya, kapurung berbahan dasar sagu yang disajikan dengan aneka sayur dan kuah ikan beraroma asam segar. Menu ini mencerminkan pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber ekonomi berkelanjutan.

4. Nasu Palekko

Olahan bebek khas Bugis-Makassar ini terkenal dengan rasa pedas dan kaya rempah. Nasu palekko banyak dikembangkan sebagai menu usaha kuliner rumahan hingga restoran khas Sulsel.

5. Ikan Bakar Parape

Ikan bakar dengan bumbu khas parape menawarkan perpaduan rasa pedas, asam, dan manis. Sajian ini menjadi andalan rumah makan seafood di Makassar.

6. Mie Titi

Mie kering dengan kuah kental ini menunjukkan pengaruh kuliner Tionghoa yang berasimilasi dengan cita rasa lokal, menjadikannya produk kuliner bernilai jual tinggi.

7. Nasu Likku

Mirip rendang ayam namun lebih kering, nasu likku dimasak dengan parutan lengkuas dan santan, menghasilkan rasa gurih khas yang autentik.

8. Songkolo Bagadang

Nasi ketan hitam atau putih yang disajikan dengan kelapa sangrai dan gula aren ini sering menjadi sajian malam hari dan memiliki nilai budaya kuat.

9. Sarabba

Minuman tradisional berbahan jahe dan gula aren ini dikenal sebagai penghangat tubuh sekaligus peningkat stamina, sering dijajakan oleh UMKM lokal.

10. Sop Konro

Sop iga sapi dengan kuah gelap kaya rempah ini menjadi salah satu kuliner Sulsel paling terkenal secara nasional, bahkan telah merambah pasar luar daerah.

11. Konro Bakar Karebosi

Versi panggang dari sop konro ini menjadi ikon kuliner legendaris Makassar dan berkontribusi besar terhadap citra wisata .

12. Pallubasa

Mirip coto Makassar namun disajikan dengan nasi dan telur mentah, pallubasa menawarkan sensasi rasa gurih yang khas.

13. Pallumara

Sup ikan pedas khas Makassar ini mencerminkan kekayaan hasil laut Sulawesi Selatan yang melimpah.

14. Pallukacci

Olahan ikan berkuah asam segar ini menjadi alternatif kuliner sehat dengan cita rasa ringan namun kuat.

15. Burasa

Lontong bersantan khas Bugis ini sering menjadi pelengkap hidangan utama dan memiliki nilai praktis sebagai bekal perjalanan.

Peran Kuliner Sulsel dalam Ekonomi Daerah

Ragam makanan khas Sulawesi Selatan tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga berkontribusi besar dalam menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. Kuliner tradisional menjadi aset budaya yang terus berkembang seiring meningkatnya minat wisata kuliner.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait