Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

BPS Sebut Program MBG Salah Satu Penyebab Inflasi di Sumut

Bandan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan penyebab tingginya inflasi di Sumatera Utara, salah satunya adalah program Makan

Suasana konferensipers (Foto: Mhd Ilham Pradilla/nusantaraterkini.co)
Suasana konferensipers (Foto: Mhd Ilham Pradilla/nusantaraterkini.co)
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN -  Bandan Pusat Statistik () Sumatera Utara () mengungkapkan penyebab tingginya  di Sumatera Utara, salah satunya adalah ().

Misfarudin Statistisi Staf Ahli Madya mengatakan, pada Agustus 2025 merupakan yang paling tinggi.

“Pada Agustus 2025 inflasi kita adalah 1,37 persen dimana cukup tinggi dibanding dengan juli 2025,” katanya saat konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara pada Kamis (18/9/2025).

Namun jika dilihat data tahunan tentang inflasi ini, sudah menembus angka 4 persen.

“Kemudian kita lihat, kalau kita lihat inflasi tahun ke tahun itu sudah tembus 4,42 persen,” katanya.

Dia mengungkapkan kenaikan inflasi ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya harga makanan.

“Diantaran penyumbangnya adalah cabe merah, bawang merah, cabe rawit, ayam ras dan ikan dencis. Inflasi 1.37 tersebut sebanyak 1,37 persen disumbangkan oleh bahan makanan,” ungkapnya.

Selain itu, ini juga menjadi salah satu faktor penting dalam inflasi ini, karena kebutuhan disetiap daerah untuk pemenuhan gizi dan bahan bahan yang diperlukan juga mengurangi stok permintaan pasar, sehingga pempengaruhi stok.

“Program MBG melalui penyediaan bahan pokok di daerah yang ada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) jadi itu juga mempunyai banyak permintaan,” jelasnya.

Untuk itu, dia meminta agar membuat gerakan dengan kerja sama untuk menekan harga cabai dan holtikultura lainnya guna mengurangi inflasi.

“Selain itu di pasar, bagaimana membuat gebrakan, bagaimana harga cabe dan lainnya khusus untuk holtikultura,” pungkasnya. 

(Cw3/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru