Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

BPK Wilayah II Sumut Beri Dukungan Penuh untuk Pesta Seni Medan

Editor :  Fadli Tara
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, Medan– Setelah empat tahun vakum, dunia seni di Medan kembali menggeliat lewat Pesta Seni Medan (PESAN) yang digagas oleh Konsorsium Seniman Medan (KSM) Jumat, 11/10/24).

Dukungan penuh datang dari Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumatera Utara, Sukronedi, yang melihat inisiatif ini sebagai momentum penting bagi para seniman untuk bangkit dan berkreasi.

Baca Juga : Viral MBG Tercemar Ada Cacing dan Ulat, SMKN 1 Sei Rempah Desak Evaluasi SPPG

“PESAN ini ibarat angin segar bagi para seniman. Mereka akhirnya punya ruang lagi untuk berekspresi, setelah sekian lama seolah mati suri. Ini benar-benar jadi penggerak baru, membawa semangat bagi mereka yang rindu berkarya,” ungkap Sukronedi dengan antusias dalam kegiatan Seminar mengenai Program Kebudayaan di sampaikan kepada Nusantara terkini

Baca Juga : Ditinggal Beli Takjil, Sepeda Motor Penjaga Toko Lenyap Digasak Maling

Menurutnya, tugas BPK Wilayah II adalah menjaga dan melestarikan cagar budaya serta nilai-nilai budaya yang ada.

Salah satu program unggulan yang akan mereka dorong ke depan adalah penyusunan naskah akademik Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), yang akan diusulkan dari Sumatera Utara.

Baca Juga : Beredar Isu Tanggul Laut Jakarta Jebol dan Makan Korban, Terbukti Hoaks!

“Bukan hanya soal seni, tapi juga budaya. Tahun depan kami rencanakan berbagai festival, mulai dari festival multi etnik hingga permainan tradisional. Ini semua untuk memperkaya warisan budaya kita dan melibatkan masyarakat dalam prosesnya,” jelas Sukronedi.

Baca Juga : Bandara SMB II Kembali Layani Penerbangan Internasional Rute Singapura

Tak hanya berhenti di situ, BPK Wilayah II juga menyediakan program fasilitasi pemajuan kebudayaan (FPK) yang memungkinkan seniman, baik individu maupun sanggar, untuk mengakses dana guna mempertahankan dan mengembangkan karya-karya seni mereka. 

“Kami ingin pastikan seni di Sumut terus hidup. Jangan sampai vakum lagi. Program ini penting agar seniman bisa terus berkarya dan menciptakan ruang-ruang kreativitas yang lebih luas,” tambahnya.

Dalam penutupan, Sukronedi mengungkapkan bahwa Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, dijadwalkan hadir pada acara tersebut, menunjukkan betapa besar perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan seni dan budaya di Sumut.

“Yang dibutuhkan seniman itu sederhana: ruang untuk berekspresi. Jika mereka diberikan ruang, mereka bisa berkreasi, dan itu juga akan berdampak pada ekonomi mereka. Kami berharap kegiatan ini menjadi titik balik kebangkitan seni di Medan,” pungkasnya penuh harap.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)