Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bossman Mardigu Hadiri Nobar Quick Count Prabowo-Gibran di Istora Senayan

Mardigu Wowiek alias Bossman menghadiri acara nobar hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran

Bossman Mardigu saat menghadiri nobar acara nobar hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024) sore. (Foto: Ilham Al Banjari)
Bossman Mardigu saat menghadiri nobar acara nobar hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024) sore. (Foto: Ilham Al Banjari)
A A

Hadiri di Istora Senayan

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Mardigu Wowiek alias Bossman menghadiri acara hitung cepat atau Pilpres 2024 yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024) sore.

Awalnya acara dialog dipandu Tsamara Amany dengan tiga orang narsumber Fahri Hamzah, Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko. Tsamara kemudian tampak memanggil Bossman yang terlihat duduk di bagian depan kursi penonton.

Bossman kemudian menaiki panggung dan bergabung dengan para narasumber yang sudah berada di panggung. Dia terlihat mengenakan kemeja berwarna biru muda.

Mulanya Bossman mengingatkan bahwa 80 persen dari 4 juta followersnya condong ke Anies-Muhaimin. Dia mengaku memiliki sejumlah pertimbangan hingga akhirnya mendukung Prabowo-Gibran.

"Sekadar mengingatkan bahwa followers Bossman 4 juta itu adalah 80 persennya adalah 01. Dan begitu kita menimbang bahwa 2024 kita harus memilih yang menang dan yang menang 02," kata Bossman disambut riuh ribuan pendukung Prabowo-Gibran.

Bossman mengatakan bahwa cukup berat membuat followersnya mendukung Prabowo-Gibran. Bahkan dia mengaku banyak diserang di sosial media X (Twitter).

"Merubah followers Bossman beberapa bulan terakhir untuk bisa menjadi 02 cukup berat. Bahkan saya pribadi diserang di Twitter dan berjuang cukup luar biasa," terangnya.

Dia juga mengakui berjuang bersama Prabowo-Gibran sangat berat apalagi di sosial media X. Analis geopolitik mengakui jika perjuangan tidak mendukung Prabowo-Gibran berhasil membuahkan kemenangan.

"Hari ini saya bisa mengajak teman-teman kita bukan 01, bukan 02, bukan 03 tapi kita adalah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)," ujarnya.

Bossman pun mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi negara terkuat di selatan khatulistiwa. Analis geoekonomi ini menilai kejayaan itu bisa diwujudkan Prabowo Subianto.

"Saya sungguh kagum karena itulah cita-cita pak Prabowo membawa Indonesia menjadi negara terkuat dan karena itulah kami mendukung penuh pak Prabowo," pungkasnya. 

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait