Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

BMKG: Awan Hujan di Sumsel Baru Muncul Pertengahan Oktober

BMKG memprediksi awan hujan di Sumsel baru berpotensi muncul pertengahan Oktober 2026. Warga diminta waspada kemarau dan ancaman karhutla.

Asap Tebal yang menyelimuti Kota Palembang, Jumโ€™at (28/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
Asap Tebal yang menyelimuti Kota Palembang, Jumโ€™at (28/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, - Masyarakat () diimbau untuk bersiap mengantisipasi periode kemarau kering yang diperkirakan masih bertahan dalam beberapa pekan ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () menyampaikan jika potensi pembentukan di wilayah Sumsel masih sangat minim hingga pertengahan bulan depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Siswanto, menjelaskan jika bulan Agustus dan September merupakan fase puncak untuk wilayah Sumsel tahun 2026.

“Puncak terjadi pada bulan Agustus dan September,” ujar Siswanto, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Siswanto, potensi pertumbuhan awan yang dapat menghasilkan belum optimal selama periode puncak ini. Masyarakat diminta tetap mewaspadai kondisi yang minim curah hujan serta tingkat kelembapan yang rendah.

“Baru akan ada potensi " class="article-tag-link" rel="tag">awan hujan diperkirakan bulan Oktober pertengahan,” katanya.

Kondisi kering tanpa pasokan hujan ini menjadi tantangan serius bagi wilayah Sumsel di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan ().

Kurangnya pembentukan awan hujan memperbesar risiko meluasnya titik panas () serta memicu penumpukan polutan di atmosfer.

Ia juga memperingatkan, akumulasi dan partikel debu yang terperangkap di udara diperkirakan akan terus menurunkan di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Kota Palembang.

“Seiring peningkatan di wilayah dan saat ini pada fase puncak musim kemarau, diprediksi kondisi akan terus memburuk akibat akumulasi timbulnya asap dan peningkatan partikel debu yang bercampur di udara,” tutupnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait