Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Banggar DPR Serap Aspirasi Daerah di NTT, Kawal Optimalisasi APBN dan TKD untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Banggar DPR RI kunjungi NTT untuk optimalkan APBN dan TKD guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta program strategis

Wakil Ketua Banggar DPR Wihadi Wijanto. (Foto: istimewa)
Wakil Ketua Banggar DPR Wihadi Wijanto. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, , mengatakan kunjungan kerja ke Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dilakukan untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah terkait pelaksanaan APBN, penyaluran Transfer ke Daerah (), serta kondisi perekonomian daerah sebagai bahan penyusunan kebijakan fiskal nasional.

Wihadi menyebut, ekonomi terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,14 persen pada 2025 dan meningkat menjadi 5,32 persen secara tahunan pada triwulan I 2026.

Namun, menurutnya, dominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih membuat perekonomian daerah rentan terhadap perubahan iklim dan gangguan ketahanan pangan.

"Pemerintah telah menetapkan prioritas pembangunan pada 2026, meliputi penguatan ketahanan pangan, air, dan energi, peningkatan konektivitas, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi," katanya, Selasa (7/7/2026).

Ia menambahkan, pemerintah juga mempercepat pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, digitalisasi pembelajaran, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan program pengentasan kemiskinan.

Untuk mendukung pembangunan di NTT, pemerintah mengalokasikan Belanja Negara Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp29,78 triliun, terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat Rp9,57 triliun dan Transfer ke Daerah Rp20,21 triliun.

Hingga 31 Mei 2026, realisasi Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp3,397 triliun atau 35,50 persen dari pagu, sedangkan realisasi mencapai Rp9,138 triliun atau 45,23 persen.

Selain itu, pemerintah menjalankan sejumlah program strategis di NTT, di antaranya pembangunan jalan melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah serta penguatan ketahanan pangan.

Wihadi menegaskan, sinergi pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar pemanfaatan TKD, Dana Desa, digitalisasi ekonomi, akses pembiayaan UMKM, hingga penguatan konektivitas mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru