Kemnaker Minta Perusahaan Terapkan Higiene Industri
Kemnaker mendorong perusahaan menerapkan higiene industri untuk mengendalikan bahaya kerja, menekan kecelakaan, dan meningkatkan produktivitas.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya penerapan higiene industri untuk mengidentifikasi dan mengendalikan faktor bahaya di tempat kerja. Langkah preventif ini dinilai krusial guna menekan angka kecelakaan kerja serta mengoptimalkan produktivitas tenaga kerja nasional.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan, kapasitas dan daya saing pekerja sangat erat kaitannya dengan kondisi kesehatan di lingkungan kerja.
“Tanpa higiene industri yang baik, potensi produktivitas tenaga kerja muda kita tidak akan tercapai secara maksimal,” ujar Afriansyah saat menjadi pembicara pada workshop K3 di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Afriansyah memaparkan data BPJS Ketenagakerjaan yang mencatat penurunan angka kecelakaan kerja dari 462.241 kasus pada 2024 menjadi 319.224 kasus pada 2025. Angka fatalitas juga mengalami penurunan signifikan dari 49.170 pekerja menjadi 9.834 pekerja.
“Karena itu, Kemnaker terus menjalankan berbagai program K3 untuk menekan angka kecelakaan kerja. Penerapan higiene industri merupakan bagian dari upaya menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat,” pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
-
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan