Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

AS Dilaporkan Serang Proyek Pembangkit Nuklir Darkhovin Iran, PBB Lakukan Penyelidikan

AS dilaporkan menyerang proyek PLTN Darkhovin di Iran. IAEA menyelidiki insiden dan memastikan belum ada risiko radiasi dari lokasi tersebut.

AS Dilaporkan Serang Proyek Pembangkit Nuklir Darkhovin Iran, PBB Lakukan Penyelidikan
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketegangan antara () dan kembali meningkat setelah muncul laporan serangan terhadap lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi , Iran. Perserikatan Bangsa-Bangsa () melalui Badan Energi Atom Internasional () kini tengah menyelidiki insiden tersebut.

Organisasi Energi Atom Iran mengecam keras serangan yang disebut terjadi sekitar pukul 03.39 waktu setempat. Proyek sendiri mulai dibangun pada 2022 dan masih berada dalam tahap awal pengembangan.

Mengutip laporan Al Jazeera yang dikutip detikNews, mengonfirmasi sedang menelusuri informasi terkait dugaan serangan di lokasi proyek nuklir tersebut.

Dalam pernyataannya, IAEA menjelaskan bahwa saat inspeksi terakhir dilakukan, fasilitas belum menyimpan material nuklir sehingga insiden tersebut diperkirakan tidak menimbulkan risiko radiologis.

Meski demikian, Direktur Jenderal IAEA kembali menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dari aksi militer yang menyasar fasilitas nuklir.

"Serangan yang dilaporkan diyakini tidak menimbulkan risiko radiologis. Namun, kami kembali menegaskan pentingnya pengekangan militer di sekitar seluruh lokasi yang berkaitan dengan program nuklir," demikian pernyataan IAEA dikutip, Senin (20/7/2026).

Perkembangan situasi ini menjadi perhatian dunia internasional karena berpotensi memperburuk ketegangan di . Konflik yang terus memanas juga dinilai dapat memengaruhi stabilitas pasar , termasuk pergerakan mentah dan sentimen investor terhadap aset berisiko.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait