Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Akses Jalinsum Sibolga-Tarutung Via Sitahuis Masih Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Akses Jalinsum Sibolga-Tarutung via Sitahuis masih ditutup total akibat perbaikan pasca-longsor. Gunakan jalur Rampa-Poriaha

Bagikan:
Kondisi jalan nasional yang menghubungkan Sibolga-Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) melalui Batu Lubang di Km 8 Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)  yang hingga kini belum bisa dilewati, Sabtu (24/1/2026). (Foto: dok Nusantaraterkini.co)
Kondisi jalan nasional yang menghubungkan Sibolga-Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) melalui Batu Lubang di Km 8 Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang hingga kini belum bisa dilewati, Sabtu (24/1/2026). (Foto: dok Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, TAPUT - Akses jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sibolga-Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) melalui di Km 8 Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga kini belum bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat sepenuhnya. 

Pantauan dilokasi, Sabtu (24/1/2026), petugas masih tetap berupaya melakukan perbaikan dan pengerasan di jalan Sibolga-Tarutung via ini dengan menggunakan alat berat.

Di lokasi longsoran, terlihat jalur jalan yang lama (beraspal) tidak ada lagi, dan diganti dengan jalan yang baru dengan mengeruk pinggiran tebing sehingga kondisinya semakin curam dari kondisi jalan yang lama.

"Mohon maaf untuk kendaraan roda 4 dan roda 2 dilarang melintas jalan masih tahap perbaikan, silakan mencari jalan alternatif lainnya," isi tulisan dalam spanduk, seperti dilihat wartawan, Sabtu (4/1/2026). 

Di jalan itu juga masih terpampang spanduk proyek penanganan bencana Provinsi Sumut Cluster Tarutung-Sibolga imbauan dan larangan bagi pengendara untuk tidak menggunakan jalur itu.

Selain itu, disepanjang jalan (tepi jurang), juga dibuat garis pembatas dan plank peringatan hati-hati sepanjang jalan ini rawan longsor dan amblas.

Sebelumnua, jalan nasional ini sempat terputus total pascabencana banjir bandang dan tanah longsor pada 25 November 2025 lalu mengakibatkannya sempat terisolir.

Sebagai jalan alternatif, TNI dan Pemkab Tapteng dan dari perusahaan BUMN berupaya memperbaiki akses jalan Rampa-Poriaha yang juga sempat longsor, sehingga saat ini jalur tersebut bisa digunakan untuk menuju Tarutung dan sebaliknya ke Tapteng.

(*/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait