Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

12 Kali WTP Berturut-turut, DPRD Sumut Ingatkan Esensi Pembangunan untuk Rakyat ​

DPRD Sumut mengapresiasi 12 kali opini WTP Pemprov Sumut, namun menegaskan anggaran harus berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Rapat Paripurna DPRD Sumut dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Gedung DPRD Sumut, Medan, Jumat (17/7/2026). (foto: diskominfo sumut)
Rapat Paripurna DPRD Sumut dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Gedung DPRD Sumut, Medan, Jumat (17/7/2026). (foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.coMEDAN – Jajaran fraksi di DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

​Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Gedung DPRD Sumut, Medan, Jumat (17/7/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut dan Pj Sekdaprov Sumut .

​Meski memuji konsistensi dalam menjaga transparansi anggaran, sembilan fraksi yang hadir—Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem, PKS, PAN, Demokrat, Hanura, dan PKB—menegaskan bahwa prestasi administratif ini harus berdampak konkret pada kualitas pelayanan publik.

"Kami menyampaikan apresiasi atas raihan WTP yang ke-12 kalinya ini. Namun, kami berpandangan bahwa bukanlah tujuan akhir," ujar Juru Bicara Fraksi Partai Golkar, Palacheta Subies Subianto.

​Fraksi Golkar mendorong Pemprov Sumut untuk terus meningkatkan efisiensi belanja dan menyoroti capaian (PAD) TA 2025 yang terealisasi sebesar Rp12 triliun (95,87% dari target). Menurut mereka, optimalisasi PAD lewat digitalisasi dan penutupan celah kebocoran anggaran sangat krusial untuk memperkuat ruang fiskal daerah dalam membiayai program kesejahteraan.

​Pandangan serupa disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PAN, Rizki Rifai Harahap. Ia menekankan bahwa keberhasilan tata kelola keuangan yang baik diukur dari asas manfaatnya di masyarakat.

​" adalah keberhasilan yang diukur saat setiap rupiah mampu diwujudkan menjadi pembangunan yang berkualitas, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat," jelas Rizki.

​Sementara itu, Juru Bicara Fraksi Partai NasDem, Timbul Sinaga, menilai capaian ini sebagai bukti komitmen kuat jajaran eksekutif dalam menjaga akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi penyerapan anggaran.

​Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumut , bersama Wakil Ketua II Ihwan Ritonga dan Wakil Ketua IV Salman Alfarisi ini, merupakan kelanjutan dari Nota Pertanggungjawaban APBD yang telah diserahkan oleh Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution pada 1 Juli lalu.

​Selain mengevaluasi LKPD, rapat kali ini juga membahas Ranperda usul inisiatif mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, serta membahas isu strategis penanganan kemiskinan, infrastruktur, kesehatan, hingga pencegahan peredaran narkoba.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru