Nusantaraterkini.co, ACEH – Pemerintah bersama TNI terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor di Aceh. Hingga Sabtu (10/1/2026), sebanyak 11 jembatan Bailey di berbagai wilayah Aceh telah selesai dibangun dan kini berfungsi penuh.
Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan personel Kodam Iskandar Muda (IM) untuk membuka kembali akses transportasi yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.
Dari total 11 jembatan yang telah rampung, lima unit berada di Kabupaten Bireuen. Jembatan tersebut meliputi Jembatan Teupin Mane, Teupin Reudeup, Jeumpa/Cot Bada, Matang Bangka, dan Kutablang.
Baca Juga : TNI Rampungkan Jembatan Bailey Teupin Mane, Aktivitas Warga Sekitar Kembali Normal
Jembatan Teupin Mane dan Teupin Reudeup masing-masing menghubungkan jalur strategis Bireuen–Bener Meriah–Takengon serta Bireuen–Lhokseumawe. Sementara itu, Jembatan Jeumpa/Cot Bada menghubungkan Peudada–Bireuen, Jembatan Matang Bangka menghubungkan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh, serta Jembatan Kutablang melayani jalur Bireuen–Lhokseumawe.
Enam jembatan lainnya tersebar di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara. Di Bener Meriah, jembatan yang telah selesai meliputi Jembatan Weh Pase, Timang Gajah, dan Jamur Ujung 1. Sedangkan di Aceh Utara, jembatan yang sudah berfungsi adalah Jembatan Panton Nisam, Bukit Dara Bhaktya, dan Beutong Ateuh.
Selain yang telah rampung, 15 jembatan Bailey lainnya masih dalam tahap percepatan pembangunan. Beberapa di antaranya menunjukkan progres signifikan, seperti Jembatan Jamur Ujung 2 yang hampir selesai, Jembatan Bener Kelipah yang mendekati tahap akhir, serta Jembatan Wehni Rongka yang terus dikebut pengerjaannya.
Pada Minggu (11/1/2026), TNI mencatat progres pembangunan lima jembatan darurat tambahan telah melampaui 50 persen. Jembatan-jembatan tersebut berada di wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Timur.
Di Bener Meriah, Jembatan Bener Kelipah telah mencapai 91 persen, Jembatan Jamur Ujung 2 hampir rampung dengan progres 97 persen, sementara Jembatan Wehni Rongka telah mencapai 80 persen. Sementara itu, di Aceh Tengah pembangunan Jembatan Kr. Pelang telah mencapai 65 persen, dan di Aceh Timur Jembatan Baroh Bogeng mencatat progres 80 persen.
TNI memastikan seluruh jembatan darurat tersebut akan diselesaikan secepat mungkin demi memulihkan konektivitas antarwilayah. Dengan tambahan lima jembatan yang tengah dikebut, total jembatan Bailey yang dibangun di Aceh diproyeksikan mencapai 16 unit dalam waktu dekat.
(Dra/nusantaraterkini.co).
