Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Wagub Sumsel Bahas Bisnis Karbon Bersama Komisi IV DPR

Wagub Sumsel Cik Ujang membahas bisnis karbon bersama Komisi IV DPR RI untuk memperkuat tata kelola dan kelestarian hutan.

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI di Kantor BPKH Wilayah II Palembang, Jumat (17/7/2026).(foto: pemprov sumsel)
Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI di Kantor BPKH Wilayah II Palembang, Jumat (17/7/2026).(foto: pemprov sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co,PALEMBANG – Wakil Gubernur , , mendorong penguatan tata kelola perizinan pemanfaatan penyerapan karbon di wilayahnya. Hal ini disampaikannya saat menyambut kunjungan kerja spesifik di Kantor Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah II Palembang, Jumat (17/7/2026).

Cik Ujang menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dalam mendukung langkah mitigasi perubahan iklim nasional melalui instrumen (NEK).

"Komitmen ini akan diwujudkan melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan, serta sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah," ujar .

Menurutnya, memiliki potensi cadangan karbon yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data tutupan lahan terbaru, provinsi ini diperkirakan menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar hingga mencapai 416 juta ton.

Salah satu bukti nyata keberhasilan tata kelola karbon di Sumsel adalah proyek restorasi gambut (SMPP) yang berlokasi di Kabupaten Musi Banyuasin.

​"Proyek ini menjadi pilot project nasional yang membuktikan bahwa restorasi lahan gambut mampu menghasilkan nilai ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian hutan," imbuhnya.

​Lebih lanjut, ia menekankan hutan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan finansial semata. Menurutnya, bisnis ini harus bertumpu pada dua asas utama, yakni menjaga kelestarian ekosistem alam secara jangka panjang dan memberikan dampak kesejahteraan yang adil bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

​Politisi tersebut juga menaruh harapan besar agar dapat mengawal regulasi ini dengan ketat agar prosesnya berjalan transparan serta terhindar dari praktik manipulasi lingkungan atau greenwashing.

​Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI, , serta dihadiri oleh jajaran perwakilan Kementerian Kehutanan dan pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.

​Melalui penguatan regulasi ini, Pemprov Sumsel optimistis ke depan dapat mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak () sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Sriwijaya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru