Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Banjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus

Banjir menerjang tiga desa di Gayo Lues, Aceh. Sekitar 100 rumah rusak, empat hanyut, serta sekolah dan jembatan mengalami kerusakan

Bagikan:
Salah satu rumah rusak akibat banjir di Gayo Lues, Aceh. (dok. Tangkapan Layar Video)
Salah satu rumah rusak akibat banjir di Gayo Lues, Aceh. (dok. Tangkapan Layar Video)
A A

Nusantaraterkini.co,ย BANDA ACEH - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, mengakibatkan sekitar 100 rumah warga mengalami kerusakan. Empat rumah di antaranya bahkan hanyut setelah diterjang derasnya arus banjir.

Meski menimbulkan kerusakan cukup parah, bencana yang terjadi pada Minggu (8/11/2026) dini hari tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengatakan banjir berdampak pada tiga desa, yakni Desa Pertik dan Desa Ekan di Kecamatan Pining serta Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang.

"Banjir menyebabkan sekitar 100 unit rumah rusak ringan hingga berat," kata Bahron dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).

Dari tiga desa terdampak, Desa Pertik menjadi wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Empat rumah warga dilaporkan hanyut terseret arus, sementara sebuah jembatan gantung mengalami kerusakan berat.

Dampak banjir juga dirasakan di Desa Badak. Jembatan di wilayah tersebut mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air.

Tak hanya permukiman dan infrastruktur, sejumlah fasilitas umum turut terdampak. Satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Pertik mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, SMA Negeri 1 Pining dan sebuah lapangan futsal dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Bahron menyebutkan, kondisi banjir saat ini sudah berangsur surut. Namun, proses pembersihan material kayu yang terbawa arus masih berlangsung.

"Kondisi terakhir air sudah surut dan gelondongan kayu masih dalam pembersihan," jelasnya.

Banjir tersebut turut membawa gelondongan kayu dengan berbagai ukuran. Tumpukan kayu terlihat tersebar di sejumlah titik lokasi terdampak.

Hingga saat ini, tim BPBD Gayo Lues masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak, termasuk kemungkinan adanya pengungsi. Pendataan juga dilakukan untuk mengetahui total kerugian serta kerusakan material akibat bencana tersebut.

Berdasarkan informasi awal, banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Kondisi itu menyebabkan sungai dari wilayah Pintu Rime meluap hingga menerjang permukiman warga pada Minggu dini hari.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait