Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!

Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!

A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN -  toko sparepart otomotif di Jalan KL Yos Sudarso KM 16,5 Medan, jadi sasaran empuk .

Tak tanggung-tanggung, dalam sepekan, ini dua kali masuk ke Toko Gaya Maju Simpang Kantor, mengambil uang dan barang-barang.

Kejadian tersebut membuat masyarakat resah akan tingkat yang belum mampu diredam pihak kepolisian.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian pertama berlangsung pada Selasa malam, 28 April 2025, dan kejadian kedua terulang pada Sabtu malam, 2 Mei 2025.

Karyawan toko, Ferianto Aritonang membenarkan adanya dua kejadian pencurian dan berhasil terekam kamera cctv.

"Iya betul, di toko kami ada kebobolan. Ada tamu tak diundang masuk ke toko kami, hari Selasa 28 April sekitar jam 11 malam," ujar Ferianto, Selasa (5/5/2026).

Lanjutnya, kejadian pertama, pelaku diduga mengambil sejumlah barang dagangan seperti kepala baterai dan kabel, sekaligus uang tunai yang tersimpan di dalam laci kasir.

Mengetahui tokonya telah dibobol, pihak toko kemudian memutuskan untuk tidak lagi menyimpan uang tunai di dalam toko.

Namun pencurian kembali terjadi empat hari berselang.

"Kejadian keduanya itu malam Minggu, Sabtu 2 Mei, sekitar jam 12 malam. Kali ini pelaku mengambil ban dalam, sejumlah kabel, serta oli dalam jeriken berukuran sekitar 5 liter. Motif dan jenis barang yang diambil serupa dengan kejadian pertama," jelas Ferianto.

Pihak toko heran, pelaku diduga masuk dengan cara memanjat dari bagian belakang bangunan.

"Heran juga kami masuknya dari mana dia, macam Spiderman. Di luar nalar kami, dia manjat dari belakang," kata Ferianto.

Pelaku juga disebut merusak kamera CCTV milik toko, sehingga rekaman yang berhasil diselamatkan hanya sebagian.

"Dia merusak semua CCTV, jadi kami hanya dapat separuh rekaman, separuh lagi tidak berhasil diambil," tambahnya.

Ferianto mengaku tidak mengetahui nilai kerugian secara pasti.

"Saya selaku karyawan tidak tahu juga kerugian pastinya, bos yang lebih tahu," katanya.

Meski begitu, ia berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti kejadian ini.

"Harapan kami sebagai karyawan, kalau bisa dalam seminggu kinerja polisi bisa terasa. Biar aman, orang di sini pun tidak resah. Gara-gara maling ini kami resah, tidur pun tidak nyenyak," ujar Ferianto.

Sampai hari ini, pihak toko belum mengajukan laporan resmi ke kepolisian setempat. Pemilik Toko Gaya Maju belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut terkait nilai kerugian dan langkah hukum yang akan ditempuh.

(cw2/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait