Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Viral Ormas Obrak-abrik Lapak Pedagang Durian, Diduga karena Persaingan Dagang

Viral Ormas Obrak-abrik Lapak Pedagang Durian, Diduga Persaingan Jualan

Bagikan:
Viral Ormas Obrak-abrik Lapak Pedagang Durian, Diduga Persaingan Jualan
Viral Ormas Obrak-abrik Lapak Pedagang Durian, Diduga Persaingan Jualan
A A

Nusantaraterkini.co, Medan - di media sosial aksi sekelompok pemuda yang disebut sebagai organisasi kepemudaan ribut dengan pedagang .

Dari informasi yang dihimpun, pemuda-pemuda itu diduga tak senang lantaran persaingan dagang hingg nekat mengobrak-abrik lapak pedagang.

Video tersebut setelah diunggah akun instagram @beritasumutterkini.

BACA JUGA: Upayakan Makan Bergizi Merata di Indonesia, Prabowo: Mohon Maaf yang Saat Ini Belum Terima

Dalam unggahan pemilik akun menuliskan caption "Selamat malam Bapak/Ibu yang terhormat
Saya ingin menyampaikan pengaduan bahwasanya tadi malam pukul 21.00 - 23.30 WIB terjadi kericuhan di titi sungai Jalan Seksama yang dilakukan oleh ormas (Pemuda Pancasila), dikarenakan mereka tidak ingin bersaing dalam pasar (berjualan ).

VIDEO SELENGKAPNYA: Viral Ormas Obrak-abrik Lapak Pedagang Durian, Diduga Karena Persaingan Jualan

Mereka mengobrak - abrik jualan orang lain Pak, saya sebagai penduduk setempat sangat amat tergantung akan hal itu dan juga PP itu berjualan diatas titi sungai membuat kemacetan. Tolong di tindak lanjuti Pak/Ibu"

Unggahan tersebut pun viral di media sosial hingga menarik ragam komentar dari warganet.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (19/1/2025).

BACA JUGA: https://nusantaraterkini.co/genjot-efisiensi-prabowo-pemerintah-telah-hasilkan-penghematan-yang-cukup-besar

Warganet juga meminta kepolisian agar bisa menangkap pelaku-pelaku yang meresahkan para pedagang.

(mft/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait