Sekelompok Preman Serang Pabrik Batok Kelapa, 2 Orang Alami Luka Tembak dan Bacok
Sekelompok Preman Serang Pabrik Batok Kelapa, 2 Orang Alami Luka Tembak dan Bacok
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Viral di media sosial aksi sekelompok preman bersenjata senapang angin hingga benda tajam melakukan penyerangan.
Kelompok preman ini diduga melakukan penyerangan secara membabi buta di pabrik penggilingan batok kelapa di Jalan Industri Gang Sawi, Dusun II, Desan Tanjungmorawa-B, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang pada Selasa (12/8/2026) lalu.
Akibat penyerangan tersebut, dua orang mengalami luka tembakan dan bacokan. Kedua korban merupakan anak pemilik pabrik.
Peristiwa penyerangan sekelompok preman ini terekam cctv. Dari amatan Nusantara Terkini, terlihat pelaku berjumlah tujuh orang yang mendatangi penggilingan batok kelapa dengan mengendarai sepeda motor.
Tak tanggung-tanggung, para pelaku langsung menyerang pemilik pabrik yang diketahui bernama Anton Wijaya dan karyawannya bernama Fandi Fong.
Korban Anton disebut mengalami luka tembak senapan angin di bagian perut, dada dan paha.
Selain luka tembak, Anton juga mengalami luka bacok di bagian lengan kanannya saat berusaha menyelamatkan diri dari kebrutalan para pelaku.
Tak hanya mengincar Anton, para pelaku juga menembaki seluruh karyawan yang sedang bekerja.
Anto mengaku sebelum kejadian, dirinya menerima telpon dari orangtuanya untuk datang ke pabrik lantaran adanya keributan antara sopir pabrik dan warga yang mencari rumput.
Lanjut Anton, setibanya di pabrik, para pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung masuk dan menembaki secara membabi buta.
"Saat saya nanya ke supir gak lama itu suara tembak sudah di luar. Sudah banyak yang ditembaki. Begitu brondongi tembak, saya lari karena teringat bapak. Saya balik lagi ambil kayu jumpa sama yang pegang kelewang. Dia mau sabet, saya bilang bukan saya yang kau cari terus yang pegang tembak keluar baru nembaki," ujarnya.
Tak hanya menjadi korban keganasan para preman. Kendaraan pabrik juga turut dirusak para pelaku.
Pascakejadian, korban berharap pelaku penyerangan pabrik segera ditangkap pihak kepolisian.
"Saya berharap polisi bisa menangkap para pelaku," pungkasnya.
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan