Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ungkap Jaringan Narkotika Besar, 55 Personel Ditresnarkoba Polda Sumsel Raih Penghargaan Bhakti Chandra Pratama

55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan Bhakti Chandra Pratama setelah mengungkap jaringan narkotika dan menyita ratusan kg ganja.

Bagikan:
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika pada, Rabu (16/9/2026). (foto: polda sumsel)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika pada, Rabu (16/9/2026). (foto: polda sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co,ย PALEMBANG - Direktorat Reserse Narkoba () Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI atas keberhasilan mengungkap jaringan pada, Rabu (16/9/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim sebagai pengakuan atas dedikasi 55 personel yang sukses membongkar ladang 20 hektare, menyita 220 kg ganja kering, serta mengamankan 456 pcs etomidate dan 10 butir ekstasi.

โ€œSaya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan ,โ€ ujar Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana.

Kombes Pol Yulian Perdana menegaskan jika pemberantasan kejahatan narkotika merupakan tugas bersama yang membutuhkan skema penindakan terpadu (joint enforcement) dan partisipasi aktif publik.

โ€œKolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat,โ€ tegasnya.

Ia menuturkan jika penguatan penindakan di lapangan harus berjalan selaras dengan pendekatan keamanan masyarakat di tingkat tapak.

โ€œJoint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,โ€ tuturnya.

Tim penerima penghargaan yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Yulian Perdana tersebut diperkuat sejumlah perwira menengah dan pertama, di antaranya AKBP G. Parlasro Sinaga, AKBP Christopher Salohot Panjaitan, Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, dan AKP Randy Dwi Rendra Graha.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Muโ€™min Wijaya mengapresiasi tinggi konsistensi sinergi lintas instansi dalam memutus rantai pasokan barang haram di wilayah Sumatera Selatan.

โ€œPenghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika,โ€ katanya.

Ia menyampaikan jika komitmen Polda Sumsel untuk mempertahankan pola kerja interkoneksi bersama institusi penegak hukum lain demi perlindungan masyarakat secara berkelanjutan.

โ€œPolri tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,โ€ pungkasnya.ย 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait