Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tanah Bergeser, Desa Tandihat Tapsel Terancam Jadi Perkampungan Mati

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi perkampungan di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (19/2/2026). (Foto: dok nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Desa Tandihat di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) terancam bakal tinggal nama. 

Hal ini disebabkan pergeseran struktur tanah pasca bencana alam pada November 2025 kemarin.

Baca Juga : Sahur Perdana di Pengungsian Tapsel, Korban Banjir Bandang Hanya Santap Mie Instan

Tanah yang bergeser dan tampak berongga membelah perkampungan desa tersebut hingga seluruh warganya mengungsi.

Baca Juga : Gema Sahur di Bawah Tenda Darurat: Air Mata dan Kerinduan Penyintas Tapsel yang Kehilangan Rumah

Sekitar 186 kepala keluarga (KK) atau 630 jiwa terpaksa diungsikan karena tanah pertapakan rumah penduduk semakin bergeser, sehingga menimbulkan retakan semakin melebar.

Kondisi perkampungan di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (19/2/2026). (Foto: dok nusantaraterkini.co)

Selain itu, bangunan sekolah dasar (SD) rumah ibadah, dan kantor desa yang baru dibangun rusak berat akibat pergeseran tanah di kawasan itu.

Amatan Nusantaraterkini.co di lokasi, kondisi kampung yang kini kosong tersebut tidak dapat lagi ditinggali. 

Seluruh warga Desa Tandihat telah menjalani aktivitas pengungsian selama di tenda darurat dan saat ini berada Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan.

(Tim/nusantaraterkini.co)