Talk Show QRIS Berkah, Ustad Jojo: QRIS Mudahkan Gen Z dan Masyarakat Urban dalam Berbagi
Ustad Jojo bahas QRIS sebagai sarana berbagi yang mudah dan cepat bagi Gen Z serta masyarakat urban dalam Talk Show QRIS Berkah di Medan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Kemajuan teknologi pembayaran digital tidak hanya memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari, tetapi juga membuka cara baru bagi masyarakat untuk berbuat kebaikan. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam talk show bertajuk “QRIS Berkah: Berbuat Kebaikan dengan Digital” dengan menghadirkan Ustad Jojo sebagai narasumber dalam acara Medan Digifest oleh Bank Indonesia di Pos Bloc Medan, Sabtu (22/8/2026).
Dalam talk show tersebut, Ustad Jojo menyoroti bagaimana kemudahan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dapat mendorong kebiasaan berbagi, khususnya di kalangan generasi Z (Gen Z) dan masyarakat urban yang memiliki mobilitas serta kesibukan tinggi.
Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas manfaat dan memudahkan masyarakat dalam melakukan berbagai bentuk kebaikan.
“Sekarang orang ingin berbuat baik, tetapi terkadang terkendala waktu dan kondisi. Dengan adanya pembayaran digital seperti QRIS, kebaikan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Ustad Jojo.
Kemudahan transaksi digital memungkinkan masyarakat menyalurkan sedekah, donasi maupun bantuan sosial tanpa harus membawa uang tunai atau datang langsung ke lokasi penyaluran. Hal ini, kata dia, relevan dengan kehidupan Gen Z dan masyarakat perkotaan yang memiliki aktivitas padat. Hanya dengan menggunakan telepon seluler, masyarakat dapat melakukan transaksi dalam hitungan detik.
Selain memudahkan sedekah secara spontan, lanjutnya, transaksi digital juga dinilai dapat membantu mempercepat penggalangan dana ketika terjadi kondisi darurat, seperti bencana alam maupun musibah yang membutuhkan bantuan masyarakat.
“Ketika ada saudara kita yang membutuhkan bantuan, kita tidak harus menunggu memiliki uang tunai. Kalau memang ada kemampuan dan kesempatan untuk membantu, teknologi bisa menjadi jembatan untuk segera menyegerakan kebaikan,” kata Ustad Jojo.
Di sisi lain, pemanfaatan QRIS dalam kegiatan sosial juga dapat mendukung transparansi penyaluran dana. Penyelenggara atau lembaga penyalur dapat memberikan informasi dan laporan kepada masyarakat mengenai penggunaan maupun penyaluran bantuan secara digital.
"Perkembangan media sosial turut memperkuat ekosistem tersebut. Kampanye donasi, ajakan bersedekah, bantuan kemanusiaan hingga kegiatan keagamaan seperti kurban dapat disebarluaskan secara cepat melalui platform digital dan kemudian diikuti dengan kemudahan transaksi melalui QRIS," pungkasnya.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·3 jam yang lalu -
-
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·5 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·6 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGeger Gangster di Surabaya! Dua Remaja Dikeroyok, Punggung dan Bibir Dibacok
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan