Strategi KPK Tutup Ruang Gelap Korupsi 2025: Kepatuhan LHKPN Capai 94 Persen dan Selamatkan Fiskal Miliaran
KPK catat kepatuhan LHKPN 94,89 persen dan selamatkan fiskal Rp753 miliar lewat penguatan pencegahan korupsi sepanjang 2025.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat benteng pencegahan korupsi dengan menutup celah-celah gelap dalam sistem birokrasi sepanjang tahun 2025. Melalui penguatan transparansi dan monitoring yang ketat, lembaga antirasuah ini mencatatkan kemajuan signifikan, salah satunya terlihat dari tingkat kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang kini telah menyentuh angka 94,89 persen.
Capaian ini menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran para pejabat publik akan pentingnya keterbukaan aset sebagai instrumen pengawasan. Selain itu, tren positif juga terlihat pada sektor pelaporan gratifikasi. Tercatat lebih dari 4.580 laporan telah masuk ke KPK, di mana ribuan barang hasil pelaporan masyarakat telah dikembalikan kepada negara sebagai bukti nyata keberanian kolektif dalam menolak pemberian yang tidak semestinya.
Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menegaskan bahwa pola korupsi di era modern telah bertransformasi menjadi lebih samar sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih sistemik dalam pencegahannya. “Korupsi dewasa ini sembunyi di balik kebijakan dan prosedur. Karenanya, perlu dicegah sejak awal dengan transparansi, akses data, dan perbaikan tata kelola,” tutur Johanis Tanak dalam keterangannya terkait capaian kinerja pencegahan KPK, Jumat (26/12/2025).
Lebih lanjut, Tanak memaparkan bahwa peran aktif masyarakat menjadi pilar utama dalam mengawasi layanan publik. Hal ini dibuktikan dengan tingginya trafik pada platform JAGA.ID yang mencapai 18,5 juta pengguna sepanjang tahun 2025. Menurutnya, partisipasi masif ini adalah bentuk nyata dari pengawasan sosial terhadap kinerja pemerintah di lapangan.
Baca Juga : Rekor Baru OTT 2025: KPK Ringkus 118 Tersangka, Amankan Aset Triliunan Rupiah
Beliau menekankan bahwa tingginya angka kunjungan tersebut merupakan manifestasi dari budaya transparansi yang mulai mengakar di tengah masyarakat Indonesia. “Besaran ini bukan sekadar angka, namun transparansi yang wajib menjadi budaya. Pencegahan bukan sekadar menjaga sistem, tapi menjaga masa depan rakyat,” tambah Tanak.
Efektivitas fungsi pencegahan KPK juga merambah ke ranah kajian strategis terhadap program-program prioritas nasional. KPK melakukan pengawalan ketat pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga tata kelola ekspor nikel. Hasilnya, langkah-langkah perbaikan tata kelola tersebut berhasil menghasilkan penghematan dan perbaikan fiskal negara hingga mencapai Rp753 miliar.
Baca Juga : KPK Umumkan Tiga Besar Kandidat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 2025
Sebagai indikator penutup, KPK merilis Indeks Integritas Nasional 2025 yang berada pada skor 72,32. Meskipun angka tersebut menunjukkan tren perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, KPK menilai hasil ini tetap menjadi pengingat penting bahwa penguatan integritas birokrasi harus dilakukan secara berkelanjutan demi memastikan tidak ada lagi ruang gelap yang bisa dimanfaatkan untuk praktik rasuah.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan