Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu

Sebanyak 101 burung dilindungi ditemukan di sebuah rumah di Medan Deli. Sebelas ekor mati, sementara pemilik rumah berinisial AS diburu petugas.

Bagikan:
Temuan 101 burung dilindungi disebuah rumah di Jalan Kawat, Gang Hasanah, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. (Foto: istimewa).
Temuan 101 burung dilindungi disebuah rumah di Jalan Kawat, Gang Hasanah, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. (Foto: istimewa).
A A

Nusantaraterkini.co,ย MEDAN - Praktik perdagangan burung liar terbongkar. Petugas Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera mengamankan 101 ekor burung dari sebuah rumah di Jalan Kawat, Gang Hasanah, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto mengatakan, temuan tersebut berawal dari kecurigaan warga. Rumah lantai dua tersebut sering terdengar sahut-sahutan kicauan burung.

Laporan itu menjadi pintu masuk pembongkaran dugaan praktik perdagangan satwa dilindungi. Gakkum dan tim gabungan Polda Sumut dan Kepala Lingkungan setempat mendatangi lokasi.

"Informasi tersebut ditindaklanjuti Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera melalui Seksi I Medan dengan melakukan pemantauan dan pendalaman untuk memastikan informasi awal. Sehari setelah laporan diterima, Senin (14/9/2026), tim Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera bersama Korwas PPNS Polda Sumatera Utara dan didampingi Kepala Lingkungan setempat melakukan penindakan," kata Hari, Sabtu (26/9/2026).

Di gudang lantai dua rumah tersebut, petugas menemukan 101 ekor burung dilindungi yang ditempatkan dalam kandang-kandang.ย 

Rincian satwa yang ditemukan mencakup 42 ekor Cica Daun Kecil (Chloropsis cyanopogon), 37 ekor Cica Daun Sayap Biru Sumatera (Chloropsis moluccensis), dan 22 ekor Cica Daun Sumatera (Chloropsis venusta).ย 

Yang paling memprihatinkan akibat kondisi penyekapan yang tidak layak, 11 ekor di antaranya ditemukan sudah dalam keadaan mati. Ditambah lagi, saat penggerebekan berlangsung, pemilik rumah berinisial AS tidak berada di tempat.ย 

Petugas kini tengah memburu keberadaan AS untuk mengusut tuntas dari mana puluhan burung langka itu berasal dan ke mana rencananya akan dijual.ย 

"Penyidik saat ini terus mendalami keterkaitan AS dengan keberadaan 101 burung dilindungi ini, termasuk menelusuri asal-usul satwanya," tegas Hari.ย 

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait