Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) segera mendistribusikan cadangan pangan yang telah mendekati usia satu tahun guna memberi ruang bagi penyerapan hasil panen petani pada musim mendatang.
“Kami mendorong kementerian terkait dan Bulog untuk segera menyusun langkah agar beras yang usianya hampir satu tahun bisa segera keluar dari gudang. Jangan sampai gudang penuh dan tidak tersedia lagi ruang untuk menyimpan hasil panen baru, mengingat tahun ini Bulog juga mendapat penugasan menyerap beras maupun jagung,” ujarnya saat diwawancarai usai meninjau kualitas stok beras di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga : Menjelang Ramadan, DPR Ingatkan Negara Jangan Kalah oleh Oknum Pangan
Meski demikian, Alex juga memberikan apresiasi terhadap manajemen perawatan gudang Bulog Sumsel Babel yang dinilai sangat baik dalam menjaga kualitas beras meski telah disimpan dalam waktu lama.
Baca Juga : Bulog Pertebal Cadangan Pangan di Sumatra: Antisipasi Defisit Produksi Akibat Banjir 70 Ribu Hektare
Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjoesoekarto menyampaikan jika secara nasional Bulog akan segera menyalurkan sekitar 660 ribu ton beras melalui program bantuan pangan pada periode Februari-Maret.
Dari total 15.000 ton stok di Gudang Sukamaju, Palembang terdapat sekitar 5.000 ton beras lama yang diprioritaskan keluar lebih dulu melalui program SPHP dan Gerakan Pangan Murah.
Baca Juga : Stok Beras di Gudang Bulog Sumsel Babel Melimpah, DPR RI Minta Stok Lama Disalurkan
“Bulog sudah menyiapkan kemasan secara nasional sejak beberapa minggu lalu. Beras yang akan dikeluarkan tentu diprioritaskan yang usianya lebih lama, yakni melalui bantuan pangan, program SPHP, dan Gerakan Pangan Murah. Begitu anggaran tersedia dan penugasan resmi diterbitkan, seluruh proses sudah siap dijalankan karena data penerima sudah siap dan petugas distribusi telah disiagakan hingga ke tingkat desa,” imbuhnya.
Baca Juga : DPR Pastikan Mie Sedaap Setop PHK, RUU PPRT hingga Perampasan Aset Masih Tahap Awal
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersi Windrayani memastikan stok beras di Sumsel saat ini mencapai 79 ribu ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan, termasuk menghadapi Hari Raya Idulfitri.
Untuk wilayah Sumsel, tercatat ada sekitar 505 ribu keluarga penerima manfaat yang akan menerima total alokasi 20 ribu ton beras bantuan pangan.
“Stok kami sangat siap dan mencukupi. Kami masih menunggu penugasan resmi untuk alokasi Februari dan Maret, mudah-mudahan segera ditetapkan sehingga penyaluran bisa langsung dilakukan, terlebih stok akan terus bertambah seiring penyerapan hasil panen yang saat ini merata di berbagai wilayah,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
