Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Soroti Kesenjangan Harga TBS antar Daerah, Ketua DPD RI Minta Koperasi Merah Putih Jadi Solusi

Kami memaklumi fenomena ini tentunya disebabkan oleh banyak factor di masing-masing daerah

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin saat berbicara pada satu kesempatan. (Foto: Dok.DPD)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin saat berbicara pada satu kesempatan. (Foto: Dok.DPD)
A A
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamudin menyoroti Kesenjangan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit antar daerah yang dikeluhkan oleh banyak masyarakat di provinsi Bengkulu.

"Banyak laporan dan aspirasi yang masuk ke kami terkait perbedaan harga TBS kelapa sawit. Kami memaklumi fenomena ini tentunya disebabkan oleh banyak factor di masing-masing daerah," ujar Sultan, Rabu (30/7/2025).

Baca Juga : Pulihkan Hutan di Langkat, 2.000 Pohon Sawit Ilegal Dieksekusi DLHK dan Walhi Sumut

Menurutnya, perbedaan harga TBS yang signifikan antara Bengkulu dengan Jambi, Lampung dan Riau misalnya lebih banyak disebabkan mekanisme pasar yang membentuk persaingan harga antar pengumpul. Sehingga Makin banyak pengumpul dan industri pengolahan sawit di suatu daerah, makin mahal harga TBS.

"Sementara jumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Bengkulu masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan PKS di Provinsi lainnya. Oleh karena itu, kami meminta agar Koperasi Merah Putih (KMP) di setiap desa perlu mengambil bagian dalam industry sawit," tegas mantan aktivis KNPI itu.

Baca Juga : Cerita Juang Kaum Buruh Kelapa Sawit Asahan ke Sidang Paripurna DPRD Sumut: Dibayar Murah, PHK Sepihak, Hingga Dugaan Union Busting

Kehadiran KMP, kata Sultan, bisa menjadi solusi ketidakpastian Dan kesenjangan harga TBS di daerah. Demikian untuk urusan pupuk Dan persoalan harga komoditas perkebunan lainnya seperti Karet.

"Karet menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia yang patut diberikan perhatian oleh pemerintah. Kami akan menyampaikan perihal kesenjangan harga TBS ini ke pihak pemerintahan untuk ditindaklanjuti," tutupnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait