Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Soroti Kasus Pilot WNA Bawa Narkoba, Rieke Diah Pitaloka: Hukum Jangan Tumpul ke Asing tapi Tajam ke Rakyat Sendiri

Rieke Diah Pitaloka minta penegakan hukum tegas & transparan terkait pilot WNA Malaysia bawa narkoba di Soetta

Anggota Komisi XIII DPR, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan keterangan terkait penguatan tata kelola keimigrasian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026) (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
Anggota Komisi XIII DPR, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan keterangan terkait penguatan tata kelola keimigrasian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026) (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kasus seorang pilot warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang diduga membawa narkotika melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuai sorotan tajam dari Anggota Komisi XIII DPR Fraksi PDIP, .

Ia menilai peristiwa tersebut menjadi alarm keras atas lemahnya pengawasan di pintu masuk Indonesia.

Menurut Rieke, lolosnya seorang WNA yang diduga membawa narkotika dalam jumlah besar tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif semata. Ia menegaskan, seluruh rantai pengawasan, mulai dari keimigrasian hingga pemeriksaan barang, harus dievaluasi secara menyeluruh.

" adalah gerbang negara sekaligus pagar pengaman pertama. Kalau seseorang yang membawa narkotika dalam jumlah besar bisa masuk hingga akhirnya baru terdeteksi, berarti ada sistem yang harus dibenahi," tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (3/8/2026).

Ia juga meminta aparat mengusut tuntas seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab dalam penerbangan tersebut. Menurutnya, keberadaan barang di dalam pesawat, termasuk muatan kargo dan manifest, tidak boleh berhenti pada pertanggungjawaban satu orang saja apabila penyelidikan menemukan keterlibatan pihak lain.

Rieke mengingatkan, persoalan narkotika merupakan ancaman terhadap keamanan nasional dan keselamatan masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara transparan dan menyeluruh agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Selain itu, ia mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terhadap warga negara asing. Menurutnya, negara harus menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan kewarganegaraan maupun profesinya.

"Jangan sampai muncul kesan bahwa hukum kita tegas kepada warga negara sendiri, tetapi lunak terhadap warga negara asing. Jika ada dugaan tindak pidana, proses hukumnya harus dilakukan secara terbuka dan tanpa perlakuan istimewa," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba , Brigjen Eko Hadi Santoso, menyampaikan, seorang pilot asal Malaysia berinisial Mohd Saufi bin Othman diamankan setelah petugas menemukan koper yang mencurigakan saat pemeriksaan X-ray di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru