Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Seruan Trump Minta Hentikan Serangan Tak Diindahkan, Israel Malah Kembali Bombardir Gaza

Meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyerukan penghentian operasi militer di Jalur Gaza, pasukan Israel justru melanjutkan serangan

Bangunan hunian yang menampung warga Palestina terkena serangan udara Israel di Gaza City, 10 September 2025. Foto: REUTERS/Ebrahim Hajjaj
Bangunan hunian yang menampung warga Palestina terkena serangan udara Israel di Gaza City, 10 September 2025. Foto: REUTERS/Ebrahim Hajjaj
A A

nusantaraterkini.co, GAZA – Meskipun telah di , justru mereka hingga Sabtu (4/10/2025).

Dalam pernyataannya, Trump meminta agar segera menghentikan agresi setelah kelompok Hamas mengumumkan kesediaannya menghentikan perang, kembali ke meja perundingan, dan membebaskan para sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

Trump menilai langkah Hamas sebagai sinyal positif menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan. Ia pun mengimbau Israel untuk memberi ruang bagi proses negosiasi dan memastikan keselamatan para sandera.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan bahwa sepanjang Jumat malam hingga Sabtu pagi, Israel melancarkan puluhan udara dan artileri ke berbagai titik di Kota Gaza dan wilayah sekitarnya.

"Itu adalah malam yang sangat brutal. Puluhan serangan udara dan tembakan artileri menghantam Kota Gaza dan daerah lain di , meski Trump telah pengeboman," ujar juru bicara badan tersebut, Mahmud Bassal, dikutip AFP, Minggu (5/10/2025).

Menurut Bassal, serangan terbaru itu menghancurkan setidaknya 20 rumah dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Sementara itu, Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa operasi di Gaza City masih berlanjut. Mereka memperingatkan warga agar tidak kembali ke rumah masing-masing di wilayah tersebut.

“Pasukan IDF masih beroperasi di Gaza City. Situasinya sangat berbahaya. Demi keselamatan Anda, jangan kembali ke utara atau mendekati area operasi pasukan, termasuk di wilayah selatan Jalur Gaza,” tulis juru bicara militer Israel, Kolonel Avichay Adraee, melalui platform X.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait