Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Israel Serang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon

Tidak ada personel yang terluka maupun peralatan yang rusak.

Personel dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) mengikuti upacara peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB yang digelar di Naqoura, Lebanon, pada 29 Mei 2025. (Foto: Xinhua/Ali Hashisho)
Personel dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) mengikuti upacara peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB yang digelar di Naqoura, Lebanon, pada 29 Mei 2025. (Foto: Xinhua/Ali Hashisho)
A A

, BEIRUT - Pasukan Sementara di (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) pada Minggu (26/10/2025) mengatakan, salah satu patroli mereka diserang oleh tembakan .

Namun begitu, tidak ada personel yang terluka maupun peralatan yang rusak.

"Pada Minggu sekitar pukul 17.45 (22.45 WIB), sebuah drone mendekati patroli UNIFIL di dekat Desa Kafr Kila dan menjatuhkan bom," kata UNIFIL dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga : Meski Ada Gencatan Senjata, Netanyahu Tetap Ngotot Israel Tak Perlu Minta Izin Serang Gaza atau Lebanon

"Beberapa saat kemudian, sebuah tank Israel melepaskan tembakan ke arah . Beruntung, tidak ada korban luka atau kerusakan yang terjadi pada personel atau peralatan UNIFIL," sambung pernyataan tersebut.

Menurut pernyataan itu, insiden ini terjadi menyusul pertemuan sebelumnya di lokasi yang sama, ketika sebuah drone Israel terbang secara agresif di atas patroli, memaksa UNIFIL untuk mengambil tindakan defensif.

UNIFIL mengecam tindakan Israel itu sebagai pelanggaran terhadap Resolusi 1701 Dewan Keamanan dan kedaulatan , seraya mengatakan bahwa tindakan tersebut membahayakan /tag/pasukan-penjaga-perdamaian" class="article-tag-link" rel="tag">pasukan penjaga perdamaian yang sedang melaksanakan mandat Dewan Keamanan PBB di Lebanon selatan.

Baca Juga : Serangan Israel ke Gaza Menewaskan Sedikitnya 45 Orang

Posisi UNIFIL telah beberapa kali menjadi target sejak bentrokan di lintas perbatasan meletus setelah perang Gaza dimulai pada Oktober 2023. Meskipun gencatan senjata telah tercapai antara Israel dan Hizbullah, Israel terus melakukan serangan berkala di Lebanon dengan alasan ancaman dari Hizbullah.

Israel juga mempertahankan posisi-posisinya di perbatasan hingga melebihi batas waktu penarikan pasukan yang seharusnya dilaksanakan 18 Februari.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru