Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rumahnya Dirusak, Warga Medan Polonia Polisikan Oknum ASN Pemko Medan

Warga Medan Polonia laporkan oknum ASN Pemko Medan terkait dugaan pengerusakan rumah dan perampasan properti.

Argenius Manurung didampingi istrinya br Hutagalung usai pemeriksaan penyidik di Polrestabes Medan, Selasa (26/5/2026).(foto:istimewa)
Argenius Manurung didampingi istrinya br Hutagalung usai pemeriksaan penyidik di Polrestabes Medan, Selasa (26/5/2026).(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN-Didampingi istrinya , (56) melaporkan yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Medan dan ke . Keduanya diduga menjadi dalang Argenius Manurung yang terletak di Jalan Mongonsidi III, , Kecamatan , . 

Hal ini diunhkapkan Agrinus Manurung usai memberikan keterangan (BAP) ke penyidik Unit Reskrim , Selasa (26/5/2026). 

Selain rumahnya dihancurkan, barang berharga sebagian hilang dan dirusak para preman yang berjumlah sekitar 30 orang. Pengrusakan rumah tersebut berlangsung sejak, Kamis 21 Mei 2026 lalu hingga saat ini.

"Hari ini saya datang ke Polrestabes Medan untuk menanyakan tindak lanjut proses laporan itu. Saya sudah di BAP penyidik pembantu unit Harda dan saya sudah menerangkan semua peristiwa pengrusakan rumah kami serta menunjukkan bukti video pengrusakan itu," ungkap Argenius.

Argenius yang saat ini menderita stroke berharap mendapatkan keadilan hukum yang pasti atas peristiwa tragis pengrusakan rumah tersebut.

"Semoga keadilan segera terwujud kepada kami dan hak kami yang sudah dirampas segera kembali," harapnya.

Hal senada juga disampaikan istrinya br Hutagalung bahwa peristiwa itu bukan hanya sekedar pengrusakan melainkan ingin merampas (menguasai) rumah tersebut.

"Mereka (terlapor) ingin merampas dan menguasai rumah kami itu. Putusan Pengadilan Negeri Medan sudah inkrah bahwa kepemilikan keluarga kami," ujarnya.

"Tolong kami pak , Kapolrestabes Medan, lindungi kami pak, berikan keadilan kepada kami. Kami korban pak. Keponakan kami saat ini mengungsi, tidak bisa sekolah karena barang-barang semua dihancuri. Tangkap semua para pelakunya pak. Sampai saat ini masih berlangsung pengrusakan rumah kami pak. Kami takut dan terancam pak," pintanya berlinang air mata.

Sementara itu, Lurah Anggrung saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Selasa (26/5/2026), mengaku awalnya tidak mengetahui ada pengrusakan rumah. Padahal, informasi beredar, Ramadhoni berada di lokasi saat pengerusakan terjadi.

"Saya diinformasikan oleh Kepling bahwasanya ada polisi dan ramai di lokasi rumah itu, saat itu saya lagi upacara Satpol PP. Sepengetahuan saya tidak ada dasar atau surat dari pengadilan kepada mereka (para pelaku) untuk membongkar rumah tersebut. Dan saat itu saya agak jauh dari lokasi, berada dekat mesjid. Namun demikian akan tanya kepada pimpinan dan akan saya imbau," jawab Ramadhoni membalas konfirmasi awak media.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait