Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Medan Darurat Judi Online dan Narkoba, Pemko Gandeng UMA Jadikan Mahasiswa Agen Pendobrak di Masyarakat

Pemko Medan menggandeng UMA untuk melibatkan mahasiswa sebagai agen antinarkoba dan pemberantasan judi online di masyarakat.

Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, saat menyambut kunjungan jajaran fungsionaris Universitas Medan Area (UMA) di Ruang Khusus Wakil Wali Kota, Rabu (24/6/2026).(foto: diskominfo medan)
Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, saat menyambut kunjungan jajaran fungsionaris Universitas Medan Area (UMA) di Ruang Khusus Wakil Wali Kota, Rabu (24/6/2026).(foto: diskominfo medan)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Pemerintah membidik sektor akademis untuk memperkuat benteng pertahanan pemuda dari hantaman tren negatif sosial. Kalangan kini dituntut tidak hanya bergelut dengan buku di dalam kelas, melainkan wajib turun ke lapangan sebagai motor penggerak gerakan antinarkoba dan pemberantasan (judol).

​Seruan aksi nyata ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Medan, H , saat menyambut kunjungan jajaran fungsionaris (UMA) di Ruang Khusus Wakil Wali Kota, Rabu (24/6/2026).

​

Zakiyuddin, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni UMA, menekankan, di tengah masifnya paparan teknologi negatif yang menyasar gen-Z, kampus harus berada di garda terdepan dalam menyelamatkan moral generasi muda.

​Selain isu penyakit sosial, Zakiyuddin juga menyinggung problematika klasik ibu kota provinsi seperti manajemen persampahan dan penanggulangan banjir. Menurutnya, kegagalan tata kelola lingkungan sering kali berakar dari rendahnya partisipasi publik, di mana celah inilah yang harus diisi oleh riset dan edukasi dari para dosen serta .

​

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran itu melalui edukasi dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Zakiyuddin lantang.

​Penawaran Kuliah Kilat S2

​Di samping membahas isu ketahanan sosial, pertemuan ini juga mematangkan rencana kerja sama peningkatan mutu birokrasi di internal melalui sektor pendidikan tinggi.

​Direktur Pascasarjana UMA, Retna Astuti Kuswardani, memboyong program unggulan berupa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). 

Melalui skema ini, rekam jejak kerja dan pengalaman formal para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS). Walhasil, masa kuliah magister (S2) bagi para pejabat daerah bisa diselesaikan dengan waktu yang jauh lebih singkat dan efisien.

​

Peluang emas ini disambut positif oleh Pemko Medan sebagai langkah strategis dalam menaikkan kelas pelayanan publik melalui aparatur yang berpendidikan tinggi.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait