Rico Waas Tawarkan Proyek Pembangkit Energi Berbahan Sampah ke Pemko Qingyuan
Rico Waas menawarkan kerja sama proyek energi berbahan sampah dan pendidikan kepada Pemko Qingyuan, Tiongkok, untuk pembangunan Kota Medan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Pemerintah Kota Medan membidik kerja sama strategis internasional untuk menyulap problem lingkungan menjadi sumber daya ekonomi. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi menawarkan peluang investasi sektor pendidikan hingga proyek mutakhir pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) kepada delegasi Tiongkok.
Tawaran tersebut disampaikan Rico Waas saat menyambut kunjungan Wakil Wali Kota Pemko Qingyuan, Provinsi Guangdong, Mr. Min Fei, beserta rombongan di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Kamis (25/6/2026).
Di hadapan para pejabat Qingyuan, Rico Waas memaparkan posisi tawar Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara sekaligus berstatus gerbang ekonomi utama di wilayah barat Indonesia. Dengan ceruk pasar mencapai 2,5 juta jiwa penduduk, Medan merupakan salah satu episentrum pariwisata, jasa, dan kuliner multikultural yang bertetangga dekat dengan negara-negara ASEAN.
"Kota Medan merupakan kota yang terbuka dan menerima keberagaman. Masyarakat kami terdiri dari berbagai suku dan etnis yang hidup berdampingan dengan harmonis. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan Kota Medan," kata Rico Waas.
Konektivitas Wisata dan Blue Print Energi Hijau
Selain memamerkan stabilitas sosial dan keberagaman etnis, Rico turut menyoroti peran sentral Kota Medan sebagai hub utama pergerakan wisatawan mancanegara yang hendak menuju destinasi super prioritas nasional, Danau Toba. Namun, seiring dengan pertumbuhan kota yang masif, volume sampah domestik menjadi tantangan tersendiri.
Guna mengatasinya, Pemko Medan kini sedang mematangkan cetak biru (blue print) konversi sampah menjadi pasokan energi listrik atau bahan bakar alternatif. Sektor ini dinilai sangat potensial jika dikolaborasikan dengan kapabilitas teknologi lingkungan yang dimiliki Provinsi Guangdong. Rico Waas berharap ke depan penjajakan ini bisa naik kelas menjadi kesepakatan resmi (Sister City) yang berkesinambungan.
"Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua kota, terutama di bidang pendidikan, lingkungan, dan berbagai sektor strategis lainnya yang dapat mendukung pembangunan kedua daerah di masa mendatang," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan