Razia Balap Liar, Polisi Amankan 466 Remaja dan Sita 292 Motor
Aparat kepolisian dari Polres Pringsewu, Polda Lampung razia arena balap liar di Jalan Lintas Barat Sumatera, Pekon Wates, Gadingrejo, Pringsewu,
nusantaraterkini.co, LAMPUNG - Aparat kepolisian dari Polres Pringsewu, Polda Lampung razia arena balap liar di Jalan Lintas Barat Sumatera, Pekon Wates, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung.
Dalam razia yang digelar pada Minggu dini hari, (2/3/2025), polisi berhasil mengamankan 466 remaja dan sita 292 motor.
Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra mengatakan, penggerebekan ini merupakan respons terhadap meningkatnya aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan.
Baca Juga : Pengemudi Ojek Online Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya
Saat razia berlangsung, ratusan peserta balap liar panik dan berusaha kabur. Beberapa di antaranya nekat menerobos kepungan polisi, sementara yang lain terjatuh hingga masuk ke area persawahan.
Bahkan, ada yang mencoba menabrak petugas demi meloloskan diri. Namun polisi yang telah mengepung lokasi dari berbagai arah berhasil mengamankan mayoritas dari mereka.
Para pemilik motor dipaksa mendorong kendaraan mereka sendiri sebagai bagian dari efek jera.
Baca Juga : 2 Polisi di Semarang Peras Remaja Rp 2,5 Juta karena Ketahuan Berduaan di Mobil: Ditetapkan Tersangka
Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra menjelaskan, operasi ini dilakukan untuk menekan angka balap liar yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
“Intensitas balapan liar semakin tinggi, berpotensi menimbulkan kecelakaan, dan mengganggu ketertiban masyarakat," kata Yunnus dikutip dari RMOLLampung.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 466 orang yang diduga terlibat dalam balap liar, termasuk dua joki balap.
Seluruhnya telah diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kendaraan yang disita hanya bisa diambil setelah pemiliknya melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.
Untuk mencegah kejadian serupa, Yunnus menegaskan bahwa razia akan terus dilakukan setiap malam Minggu atau sesuai pola pergerakan para pelaku balap liar.
“Kami akan terus melakukan penindakan agar kegiatan ini dapat ditekan sekecil-kecilnya,” kata Yunnus.
Peserta balap liar yang diamankan ternyata tidak hanya berasal dari Pringsewu, tetapi juga dari daerah lain, seperti Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Lampung Tengah, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAUsai Reses, Seorang Anggota DPRD Madina Ditikam di Kecamatan Siabu
hendra·20 menit yang lalu -
SUMSELPunya Riwayat Asma, Pengemudi Ojol di Palembang Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap Pekat
hendra·31 menit yang lalu -
NEWSTak Terima Pagar Dibongkar, Pria Serang Petugas Satpol PP Padang Pakai Arit
hendra·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Siapkan Solusi Banjir dan 10.000 CCTV
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
SUMSELBuntut Cuaca Buruk, Delapan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan di Bandara SMB II Palembang Tertunda
hendra·2 jam yang lalu -
-
-
PENDIDIKANFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum dengan IPK 4,0 dan Predikat Summa Cum Laude
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan