Kejam! Paman Bunuh Keponakan, Mayat Dibakar di Kebun Kopi
Paman di Pasuruan diduga membunuh keponakannya, lalu membuang dan membakar jasad korban di kebun kopi Prigen untuk menghilangkan jejak.
Nusantaraterkini.co,ย PASURUAN โ Kasus pembunuhan menggemparkan warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Seorang pria bernama Wahyudi diduga tega menghabisi nyawa keponakannya sendiri, MIA, yang diketahui merupakan siswa salah satu SMK di Kabupaten Pasuruan.
Usai membunuh korban, pelaku diduga membawa jasad MIA ke kawasan perkebunan kopi yang jauh dari permukiman warga. Bagian kepala korban bahkan ditemukan dalam kondisi terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) petang. Pembunuhan bermula di wilayah Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.
Kanit Reskrim Polsek Prigen Aiptu Heru Sumarsono mengatakan korban mengalami luka pada bagian belakang kepala. Pelaku dan korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga sebagai paman dan keponakan.
"Pelaku melakukan aksi tersebut pada Kamis petang. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang. Pelaku masih kerabat atau paman korban," kata Heru, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Heru, setelah melakukan pembunuhan, Wahyudi membuang jasad korban ke kawasan kebun kopi di Dusun Gamuh Timur, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen.
Lokasi tersebut cukup jauh dari permukiman warga. Polisi menduga bagian tubuh korban yang terbakar berkaitan dengan upaya pelaku menghilangkan jejak kejahatan.
Kasus ini kemudian terungkap setelah pihak keluarga menyerahkan Wahyudi kepada Polsek Prigen. Dalam pemeriksaan awal, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil pendalaman dari penyidik Satreskrim terkait kronologi dan motif pembunuhan.
"Benar, data lengkapnya masih menunggu dari Reskrim," ujar Joko.
Saat ini, Wahyudi telah dilimpahkan dan ditahan di Polres Pasuruan. Polisi masih melakukan penyidikan untuk mengungkap secara utuh motif pelaku serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELBuntut Cuaca Buruk, Delapan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan di Bandara SMB II Palembang Tertunda
hendra·2 menit yang lalu -
-
-
PENDIDIKANFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum dengan IPK 4,0 dan Predikat Summa Cum Laude
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBrigjen Rony Samtana Resmi Jadi Kapolda Sumsel, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSCamat Padangsidimpuan Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Donatur dan Relawan Turut Bergerak
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan untuk Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALRevisi UU LLAJ Dinilai Mendesak, ODOL hingga Transportasi Online Jadi Sorotan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSBrigjen Tubagus Ami Prindani Jadi Kadensus 88, Ini Rekam Jejak Kariernya
hendra·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan