Polda Sumsel Selidiki Video Viral Warga Palembang di Kamboja, Belum Ada Laporan Resmi TPPO
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait akun media sosial
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait akun media sosial yang memviralkan dugaan penyekapan sejumlah warga Palembang di Kamboja guna memastikan kebenaran informasi tersebut, Jumat (20/2/2026).
Langkah penyelidikan ini diambil melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk merumuskan penanganan bersama, termasuk kemungkinan pembentukan satuan tugas khusus.
“Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau pengiriman tenaga kerja ilegal tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Jum’at (20/2/2026).
Ia menyampaikan saat ini tim penyidik masih fokus menelusuri sumber informasi primer di media sosial sembari menunggu koordinasi teknis lebih lanjut dengan Pemprov Sumsel.
"Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel untuk nantinya melakukan langkah-langkah terkait dugaan warga kita yang viral di media sosial tersebut,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Jumat (20/2/2026).
Ia menegaskan jika pihak kepolisian sedang mendalami keaslian konten serta identitas akun yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut untuk memastikan apakah warga dalam video tersebut benar merupakan warga Sumatera Selatan.
"Sampai saat ini, kita masih melakukan penyelidikan terhadap akun yang memviralkan dugaan warga Palembang yang ada di salah satu negara tersebut," tambahnya.
Informasi dari Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPO) menyebut tindakan hukum dan upaya tindak lanjut akan segera diputuskan apabila validitas keberadaan dan status para warga tersebut telah dipastikan secara hukum.
“Kami mengimbau masyarakat atau pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor guna memudahkan proses penyelidikan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·5 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·6 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan