Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polda Sumsel Ringkus Pemilik Sumur Minyak Ilegal di Area PT Hindoli

Tersangka Sempat Buron Usai Baku Tembak

Polda Sumsel tangkap buronan pemilik sumur minyak ilegal di area PT Hindoli usai sempat kabur dan terlibat baku tembak.

Tersangka saat diamankan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Senin (13/4/2026). (foto: istimewa)
Tersangka saat diamankan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Senin (13/4/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coPALEMBANG — Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus berhasil menangkap seorang buronan berinisial R, pemilik di area HGU , Kabupaten . R juga terlibat dalam insiden pada Februari 2026 lalu.

Tersangka diringkus di Desa Ulak Paceh, , pada Senin (13/4/2026) pagi setelah sempat melarikan diri ke wilayah perbatasan Jambi.

“Untuk 11 sumur yang terbakar masih dalam pengembangan, kami hari ini menangkap pemilik yang sempat viral pada Februari yang lalu,” ujar Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus , AKBP Ahmad Budi Martono kepada wartawan, Senin sore.

Polisi membutuhkan waktu pengintaian selama tiga hari untuk melacak pergerakan tersangka sebelum akhirnya dibawa ke Mapolda Sumsel guna menjalani pemeriksaan intensif. Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus keributan di lahan sumur minyak ilegal yang sebelumnya telah menyeret pelaku lain terkait kepemilikan senjata api ilegal.

“Untuk sementara ini hanya orangnya saja yang kami tangkap dan masih kami periksa untuk informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," tuturnya.

Sebelumnya, polisi menangkap satu pelaku keributan di lahan sumur minyak ilegal di area HGU sudah ditangkap dalam kepemilikan senjata api ilegal. Ia mengatakan jika kasus yang menjerat R berbeda dengan peristiwa terbakarnya 11 sumur minyak ilegal yang terjadi di area PT Hindoli beberapa hari terakhir.

Fokus penyidik saat ini adalah mendalami keterlibatan tersangka R dalam aktivitas . Polisi juga menyelidiki keterkaitannya dengan aksi kekerasan bersenjata yang sempat viral di media sosial.

"Untuk sementara ini hanya orangnya saja yang kami tangkap dan masih kami periksa untuk informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru