Peringatan Bulan K3 di Pasbar Diisi Gotong Royong dan Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor
Peringatan Bulan K3 di Pasaman Barat diisi gotong royong dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Nusantaraterkini.co, PASAMAN BARAT-Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tahun ini dilaksanakan dengan konsep berbeda. Jika sebelumnya diperingati melalui upacara di lingkungan perusahaan, kali ini kegiatan diisi dengan aksi gotong royong dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Jorong Pasanggiangan dan Tinggam, Kecamatan Talamau, Senin (12/1/2025).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dunia usaha dan pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana alam, sekaligus tetap mengedepankan nilai-nilai keselamatan dan kesehatan kerja.
Baca Juga : Peringati Hari Jadi ke-22 Pasbar, Pemkab Pasaman Barat Gelar Silaturahmi Bersama Anak Yatim
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyampaikan bahwa musibah banjir dan longsor yang terjadi di Pasaman Barat menjadikan peringatan Bulan K3 tahun ini lebih bermakna dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Momentum Bulan K3 tahun ini kita manfaatkan untuk aksi kemanusiaan. Ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama, tanpa mengabaikan esensi dan fungsi K3 itu sendiri,” ujar Yulianto.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tokoh masyarakat, perusahaan, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan solidaritas dan kebersamaan selama masa tanggap darurat bencana di Pasaman Barat. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Lebih lanjut, Yulianto menegaskan bahwa pemerintah pusat, provinsi, dan daerah berkomitmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana.
“Gubernur telah meninjau langsung kondisi jalan yang terdampak, dan saya juga telah mensurvei jalur alternatif yang kemudian disetujui untuk digunakan sementara,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Bulan K3 Nasional Kabupaten Pasaman Barat Akhmad Yusri menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini mengusung tema Bangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.
Menurutnya, peringatan Bulan K3 menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama di lingkungan kerja.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan dunia kerja tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial sebagai bentuk sinergi dunia usaha terhadap masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Baca Juga : Wakil Bupati Pasbar Akselerasi Penanganan Darurat Longsor, Pastikan Korban dan Infrastruktur Terlayani
Adapun bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan perbankan yang beroperasi di Kabupaten Pasaman Barat. Bantuan tersebut berupa paket sembako untuk warga Jorong Tinggam dan Pasanggiangan senilai Rp15 juta, bantuan paket sembako dalam bentuk uang tunai sebesar Rp19 juta, serta peralatan gotong royong.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANHadiri HUT Ke-81 TNI, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi
Herman Saleh Harahap·Beberapa detik yang lalu -
NEWS VIDEOHakim Tolak Praperadilan Pejuang Lingkungan, Kuasa Hukum dan Keluarga Kecewa
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
NEWSJenguk Anggota DPRD Korban Penikaman di RSUD Panyabungan, Ketua DPRD Apresiasi Polres Madina Langsung Amankan Pelaku
hendra·25 menit yang lalu -
SUMUTWagub Sumut Lantik 188 Pejabat, Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi DEK Padangsidimpuan: Ahli Ungkap Bangunan Masuk Sungai, Penampang Menyempit 40 Persen
hendra·35 menit yang lalu -
SUMSELWali Kota Pagaralam Dilaporkan ke Polisi Terkait Sertifikat Lahan Pesantren
hendra·42 menit yang lalu -
PERISTIWAListrik Korsleting, Dua Rumah di Medan Ludes dalam Sejam, Uang Rp11 Juta Ikut Terbakar
hendra·54 menit yang lalu -
NASIONALMaung Garuda Mulai Jadi Mobil Dinas Menko dan Kepala Lembaga, Baru 18 Unit Tersedia
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSAMNB Sebut Tragedi Pembakaran 3 Ekskavator di Kotanopan Bukti Pemkab Madina Gagal Total Menindak Pengusaha PETI
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus KSOP Belawan, Marganda Sihite Ungkap SPB dan SPOG Tak Mensyaratkan Pelunasan Jasa Pandu Tunda
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan