Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pengusaha DP Minta Maaf Usai Catut Nama Danrem 023/KS Saat Dikonfirmasi Awak Media

Pengusaha DP meminta maaf kepada Danrem 023/KS setelah mencatut namanya saat dikonfirmasi awak media terkait pembangunan di Tapteng.

Bagikan:
DP (baju biru) saat memberikan klarifikasi dan minta maaf di Kantor Pasintel 023/KS Sibolga, Rabu (19/08/2026). (Foto: istimewa).
DP (baju biru) saat memberikan klarifikasi dan minta maaf di Kantor Pasintel 023/KS Sibolga, Rabu (19/08/2026). (Foto: istimewa).
A A

Nusantaraterkini.co, — berinisial menyampaikan sekaligus permohonan maaf kepada Danrem 023/KS, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, setelah sebelumnya menyebut nama pejabat tersebut saat berkomunikasi dengan sejumlah .

Penyebutan nama Danrem 023/KS itu muncul ketika awak media melakukan konfirmasi terkait aktivitas pembangunan gedung dan pengerukan tanah urug milik DP di Lingkungan IV, Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten ().

Persoalan tersebut menjadi perhatian setelah diduga melontarkan pernyataan bernada intimidasi kepada yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di lokasi.

Untuk meluruskan persoalan tersebut, DP kemudian diundang oleh Pasintel Korem 023/KS, Mayor Kav. Boston Siregar, untuk memberikan .

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Staf Intel Korem 023/KS, Rabu (19/8/2026), DP mengakui telah keliru menyebut nama Danrem ketika berbicara dengan awak media.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar Korem 023/KS, terkhusus kepada Danrem, karena telah mencatut namanya saat percakapan dengan awak media,” ujar DP dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

DP menegaskan, penyebutan nama Danrem tersebut tidak bermaksud mencemarkan nama baik pribadi maupun institusi Korem 023/KS.

“Sama sekali tidak ada motivasi lain dalam ucapan saya tersebut. Saya salah sebut, karena itu saya menyampaikan permohonan maaf,” katanya.

Ia juga memastikan permintaan maaf tersebut disampaikan dengan penuh kesadaran sebagai bentuk pengakuan atas kekeliruan yang telah dilakukan.

Sementara itu, Pasintel Korem 023/KS Mayor Kav. Boston Siregar mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menyampaikan pernyataan yang membawa-bawa nama orang lain, terlebih jika menyangkut pejabat publik.

“Kami mengingatkan, mencatut nama siapapun, apalagi tidak saling kenal, bisa dikategorikan perbuatan melawan hukum yang mengarah pada dugaan pencemaran nama baik,” ujar Boston.

Menurutnya, pihak Korem 023/KS sengaja mempertemukan pihak-pihak terkait, termasuk DP dan insan pers, untuk mengklarifikasi persoalan agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.

Langkah tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan secara baik sekaligus mencegah munculnya persepsi negatif di tengah masyarakat.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru