Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemutihan Pajak Kendaraan di Pemalang Bawa Rejeki Tersendiri Bagi Pedagang Kopi

Pemberlakuan penghapusan tunggakan dan pajak kendaraan bermotor sudah berjalan mulai Selasa (8/4/2025) kemarin.

Bagikan:
Pemutihan Pajak Kendaraan di Pemalang Bawa Rejeki Tersendiri Bagi Pedagang Kopi. (Foto: Ragil/nusantaraterkini.co).
Pemutihan Pajak Kendaraan di Pemalang Bawa Rejeki Tersendiri Bagi Pedagang Kopi. (Foto: Ragil/nusantaraterkini.co).
A A

nusantaraterkini.co,  - Pemberlakuan dan sudah berjalan mulai Selasa (8/4/2025) kemarin. 

Ribuan warga masyarakat semenjak kemarin memenuhi kantor Pemalang. Antrian panjangpun tak bisa dihindari, termasuk di depan kantor yang terletak di Jalan Pemuda Pemalang ini. Terpantau ratusan sepeda motor terparkir di sepanjang bahu jalan tersebut.

Kondisi ini membuat jalanan sedikit macet, karena keluar masuknya kendaraan dari dalam kantor Samsat, akan tetapi disisi lain bagi para di depan kantor pajak kendaraan tersebut. Salah satunya adalah Kisto (45), Warga perumahan Bojongbata ini yang biasa mangkal di depan kantor Samsat Pemalang setiap harinya.

Baca Juga : Bantuan Kemensos Untuk Kabupaten Pemalang Naik Hampir 1 Triliun

"Saya sudah jualan kopi di sini sudah beberapa tahun, akan tetapi baru kali ini saat ada pemutihan kendaraan bermotor, omset dagangan saya naik hingga beberapa kali lipat," tutur Kisto, pada Rabu (9/4/2025).

Kebijakan Pemerintah terkait dengan penghapusan denda dan tunggakan pajak di seluruh kota Provinsi Jawa Tengah, tidak hanya membawa kebahagiaan bagi warga masyarakat yang mengajukan, tetapi juga menjadi ladang rezeki bagi di sekitar kantor seperti dirinya.

Baca Juga : Penghapusan Denda & Tunggakan Pajak, Samsat Pemalang Layani Ratusan Penunggak Hingga Malam Hari

Kisto mengaku dua hari berjualan kopi pasca-Lebaran dan ada moment penghapusan pajak, jualannya laris manis sampai tembus tiga kali lipat omsetnya.

"Kalau hari - hari biasa jualan dapat antara Rp.300 - Rp.400 ribu, tapi sejak kemarin ada pemutihan pajak, omset sampai tembus Rp.1,2 juta. Untuk satu cup atau gelas kopi kita jual masih Rp 5.000, kebanyakan yang beli warga yang sedang mengurus pemutihan kendaraan sambil menunggu," tutupnya.

Terpisah, Bunyamin (40) warga Penusupan, Randudongkal Pemalang mengatakan, jika dirinya berangkat dari tempat tinggalnya ke Samsat Pemalang sejak jam 6 pagi.

"Sambil menunggu surat -surat di Samsat, jadi saya tinggal ngopi soalnya capai harus berdesakan di dalam dan halaman kantor pajak," tutupnya.

Meskipun saat hari biasa penghasilannya lebih kecil, tetapi Kisto lebih konsisten berjualan dibanding saat ada pemutihan .

Penghapusan pajak dan tunggakan kendaraan bermotor, bukan hanya soal pengampunan pajak untuk masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi banyak orang, terutama pedagang kecil yang memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pendapatan mereka. 

(Ragil/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait