Pemprov Sumut Dorong 21 Puskesmas Hadirkan Layanan Spesialis
Pemprov Sumut mendorong 21 puskesmas di 17 kabupaten menghadirkan layanan spesialis untuk memperkuat akses kesehatan masyarakat.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat langkah transformasi sektor kesehatan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten/kota. Melalui program Transformasi Puskesmas Rawat Inap Plus Layanan Spesialistik Sumut Berkah Tahun 2026, Pemprov Sumut memperkuat kapasitas 21 Puskesmas Rawat Inap yang tersebar di 17 kabupaten agar mampu menghadirkan layanan medis tingkat spesialis secara terintegrasi.
โLangkah strategis ini mencakup rehabilitasi gedung, penambahan fasilitas fisik, pemenuhan Alat Kesehatan (Alkes), ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis, hingga penguatan sistem jejaring pengampuan layanan spesialistik dan telemedicine. Persiapan tersebut dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Bersama (SPKB) yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, secara daring dari Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (13/8/2026).
โPlh Sekdaprov menjelaskan bahwa penetapan 21 puskesmas lokus ini telah melewati berbagai tahapan teknis sejak awal tahun 2026, mulai dari pemetaan wilayah, pengajuan proposal, penyampaian Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bupati, desk data, verifikasi lapangan, hingga perencanaan teknis konstruksi.
โ“SPKB disusun sebagai komitmen dua arah antara Gubernur Sumatera Utara dan Bupati lokus. SPKB tidak menggantikan SPTJM, tetapi mempertegas tanggung jawab Kabupaten dan dukungan provinsi agar hasil pembangunan dapat dioperasionalkan, dipelihara, dan berkelanjutan. Rapat ini dimaksudkan untuk memfinalkan substansi SPKB serta memastikan kesiapan administratif, teknis, dan tindak lanjut sebelum penandatanganan oleh Gubernur Sumatera Utara dan 17 Bupati lokus,” ujar Sulaiman Harahap.
โAdapun 17 daerah yang menjadi lokasi fokus (lokus) program peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan ini meliputi Kabupaten Asahan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Karo, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Padanglawas, Kabupaten Padanglawas Utara, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Samosir, Kabupaten Serdangbedagai, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Utara.
โPada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Faisal Hasrimi, menyampaikan bahwa pengerjaan administrasi penandatanganan SPKB sudah hampir rampung secara menyeluruh. Pihaknya menargetkan prosesi penandatanganan komitmen antara Gubernur Sumatera Utara dan 17 bupati lokus dapat dilaksanakan pada akhir Agustus 2026. Faisal menekankan bahwa penguatan sektor fasilitas dasar ini diproyeksikan sebagai fondasi penting untuk memangkas jarak rujukan pasien ke rumah sakit besar.
โ“Penguatan layanan kesehatan dasar merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas puskesmas rawat inap terpilih agar tidak hanya melayani kesehatan dasar, tetapi juga mampu menghadirkan layanan spesialistik yang lebih terintegrasi dengan rumah sakit rujukan,” tegas Faisal Hasrimi mengakhiri penjelasan.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·5 jam yang lalu -
-
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·7 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·8 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan