Pemeriksaan Intensif Berakhir, Pemko Medan Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI
Pemko Medan siap tindak lanjuti rekomendasi BPK RI usai pemeriksaan intensif LKPD Tahun Anggaran 2025.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Pemko Medan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Langkah ini semakin dipertegas dengan hadirnya Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Exit Meeting pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, di Balai Kota Medan, Senin (18/5/2026).
Pertemuan ini juga menandai berakhirnya rangkaian pemeriksaan intensif yang telah berlangsung selama satu bulan penuh di lingkungan Pemko Medan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman hadir sekaligus memimpin pertemuan krusial tersebut.
Dalam sambutannya, Wiriya Alrahman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim BPK RI. Menurutnya, proses pemeriksaan yang dinamis selama sebulan terakhir melibatkan diskusi mendalam antara BPK dan seluruh Perangkat Daerah telah menghasilkan potret keuangan yang jelas, terukur, dan berbasis fakta lapangan.
"Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti segala saran dan rekomendasi yang diberikan oleh tim pemeriksa. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi kepentingan masyarakat,” kata Wiriya Alrahman.
Wiriya Alrahman juga menambahkan bahwa masukan dan pembinaan dari BPK RI Perwakilan Sumut menjadi fondasi penting bagi Pemko Medan.
"Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Rico Waas, kami terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran agar lebih akuntabel dan semakin transparan di masa depan," ujar Wiriya Alrahman.
Sementara itu, Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Sumut, Dwi Prayitno, menjelaskan bahwa pemeriksaan terinci ini merupakan bagian dari prosedur standar untuk menentukan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah. Seluruh proses dilakukan dengan mengacu pada ketentuan ketat, standar operasional, dan tingkat kepatuhan yang berlaku.
"Exit Meeting ini sendiri berfungsi sebagai ruang diskusi dua arah sebelum draf final Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterbitkan," jelasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·46 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·52 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan