Pembangunan Pasar Modern Perdagangan di Simalungun, Disperindag Gandeng Kejaksaan
Kerja sama ini secara resmi mengawal seluruh tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan di lapangan
Nusantaraterkini.co, SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun menggenjot pembangunan Pasar Modern Perdagangan di Kecamatan Bandar.
Proyek senilai lebih dari Rp11,6 miliar ini tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Untuk memastikan setiap rupiah dana publik digunakan secara tepat dan bebas dari korupsi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggandeng Kejaksaan Negeri Simalungun.
Kerja sama ini secara resmi mengawal seluruh tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan di lapangan. Pengawalan ketat ini dipimpin oleh Adi Perdana Lubis, S.H., selaku Kepala Subseksi 2 Bidang Intelijen Kejaksaan.
Baca Juga : Pakar: Penjualan Beras Khusus Fortifikasi Diprioritaskan di Pasar Modern Bentuk Kejahatan Ekonomi
Misi Pengawasan Berlapis: Memastikan Kualitas dan Akuntabilitas Proyek pembangunan pasar ini dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025. Sesuai kontrak bernomor 01/PPK-PASAR-DAK/DISPERINDAG/VII/2025, proyek dikerjakan oleh CV. Wirasena Mandiri selama 150 hari kalender, dimulai dari 11 Juli hingga 7 Desember 2025.
Tidak hanya melibatkan Kejaksaan, proyek ini juga berada di bawah pengawasan CV. Rekayasa Geomatika Indonesia sebagai konsultan supervisi.
Pengawasan ganda ini diharapkan mampu memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar, tepat waktu, dan berkualitas tinggi, demi manfaat maksimal bagi masyarakat Simalungun.
Plt Kepala Disperindag, Eva Suryati Tambunan dalam wawancaranya, tidak menampik adanya tantangan di lapangan, khususnya terkait penertiban pedagang. Meskipun sosialisasi dan imbauan telah dilakukan sejak tahun lalu, masih ada resistensi dari beberapa pedagang yang menolak direlokasi.
Baca Juga : Pasar MMTC Kini Dukung Pembayaran QRIS, Memudahkan Transaksi Pembeli dan Penjual
"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perwakilan perusahaan di kawasan ini, untuk mencari solusi terbaik. Tujuan kami adalah agar pembangunan ini tidak terhambat dan pasar modern bisa segera berfungsi," ujar Eva.
Tim dari Disperindag yang mendampingi Eva Suryati meliputi Riokardo Saragih (Kepala Bidang), dan Sihar M. Napitupulu (Pejabat Pembuat Komitmen). Dari pihak pelaksana, turut hadir Rudi Purba (Wakil Direktur CV. Wirasena) dan Gamal Siahaan (Tim Leader Konsultan Supervisi), menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaksana dan pengawas.
Proyek ini diharapkan dapat mentransformasi kawasan menjadi pusat perdagangan dan rantai pasok yang modern, khususnya untuk melayani area ekonomi khusus yang dikelilingi oleh banyak karyawan. Dengan adanya pasar ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan perputaran ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan bisnis di Simalungun.
Komitmen pemerintah Simalungun dalam mengawal ketat proyek strategis ini menunjukkan keseriusan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
(Rdo/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAResmi Dijual! Ini Daftar Harga dan Cara Beli Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Rozie Winata·30 menit yang lalu -
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan