nusantaraterkini.co, SIMALUNGUN - Sebuah rumah toko menjual alat bangunan (panglong) di Kabupaten Simalungun ludes terbakar.
Untuk sementara, dugaan api berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting listrik). Kebakaran itu membuat korban rugi hingga Rp 2 miliar.
Kapolsek Bangun, AKP Esron Siahaan mengatakan kebakaran itu terjadi di Panglong UD Sini Kasih di Jalan H Ulakma Sinaga, Huta I Nagori Pamatang Simalungun, sekira pukul 07.15 WIB tadi.
Baca Juga : Sepuluh Rumah di Medan Terbakar, Warga Dengar Suara Ledakan
"Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Namun, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," kata Esron, Rabu (31/7/2024).
Esron mengatakan kebakaran itu awalnya diketahui usai salah seorang penjual mi balap mendengar teriakan dari seorang ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa). Saat itu, ODGJ tersebut tengah berada di depan panglong dan melihat asap keluar dari dalam panglong.
Tak lama, pemilik panglong tersebut datang usai mengantar anaknya sekolah. Saat tiba, pemilik panglong itu melihat sudah ramai warga di lokasi.
Baca Juga : Rumah Hakim di Medan Terbakar Tiba-tiba, LBH Medan: Ancaman Serius Terhadap Penegak Hukum
"Pemilik panglong segera membuka pintu ruko dan melihat api yang berasal dari kabel listrik di sudut lantai dua bangunan tersebut. Api dengan cepat menyebar di lantai yang terbuat dari papan kayu," jelasnya dikutip detik.
Kebakaran itu lalu dilaporkan ke pemadam kebakaran setempat. Tak lama, satu unit pemadam kebakaran milik Pemkab Simalungun dan empat unit pemadam dari Pemko Pematangsiantar tiba di lokasi. Esron mengatakan api baru bisa dipadamkan sekira pukul 09.30 WIB.
"Bangunan panglong dan seluruh barang dagangan yang ada di dalamnya ludes terbakar. Seluruh bangunan dan barang dagangan tersebut tidak diasuransikan, sehingga kerugian yang dialami oleh pemilik sangat besar," ujarnya.
Pihak kepolisian pun turun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran itu. Namun, dugaan sementara api diduga berasal dari korsleting listrik.
"Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik," pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
