Komisi IX DPR Dorong Larangan Nasional Perdagangan Daging Anjing dan Kucing untuk Tekan Kasus Rabies
Komisi IX DPR mengusulkan larangan nasional perdagangan daging anjing dan kucing guna menekan penyebaran rabies dan meningkatkan kesehatan publik.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Komisi IX DPR RI mendorong pemerintah untuk menyusun regulasi nasional yang melarang perdagangan daging anjing dan kucing untuk konsumsi. Usulan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Charles menilai larangan tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam menekan angka penyebaran rabies yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Menurutnya, jumlah kematian akibat rabies di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan sejumlah negara lain.
Dalam kesempatan itu, Charles mencontohkan keberhasilan Istanbul dalam mengelola populasi hewan jalanan. Ia mengatakan pemerintah setempat melakukan pendataan dan penandaan terhadap anjing maupun kucing liar sehingga memudahkan pengawasan kesehatan hewan dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
Berdasarkan data yang ia peroleh, kasus kematian akibat rabies di Turki relatif rendah, hanya berkisar satu hingga dua kasus per tahun. Sementara di Indonesia, angka kematian akibat rabies pada 2024 tercatat lebih dari 122 orang dan diperkirakan masih berada di atas 100 kasus pada 2025.
Charles menegaskan bahwa upaya pengendalian rabies membutuhkan kerja sama lintas sektor. Ia mendorong sinergi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat program pencegahan dan pengendalian penyakit zoonosis tersebut.
Menurutnya, pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan hidup harus menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan. Ia menilai kesejahteraan hewan dan kualitas lingkungan memiliki hubungan erat dengan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Charles juga menyoroti kondisi di Bali yang masih menghadapi tantangan terkait status wilayah bebas rabies. Padahal, Bali memiliki ras anjing lokal Anjing Kintamani Bali yang telah mendapat pengakuan internasional dari Fédération Cynologique Internationale.
Menurutnya, status rabies yang masih menjadi perhatian membuat mobilitas hewan penular rabies, termasuk anjing dan kucing, belum sepenuhnya bebas keluar masuk wilayah Bali. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat upaya pelestarian dan promosi ras anjing asli Indonesia tersebut ke tingkat global.
Sebagai langkah lanjutan, Charles mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penerapan larangan perdagangan daging anjing dan kucing secara nasional. Ia berpendapat konsumsi kedua hewan tersebut berpotensi menjadi salah satu jalur penyebaran rabies apabila tidak diawasi secara ketat.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menerbitkan peraturan larangan perdagangan daging anjing dan kucing untuk konsumsi pada November tahun lalu. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi dasar pembahasan regulasi yang berlaku secara nasional.
Charles berharap Indonesia dapat bergerak menuju target bebas rabies melalui kebijakan yang terintegrasi, penguatan pengawasan kesehatan hewan, serta dukungan regulasi yang lebih komprehensif di seluruh daerah.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·17 menit yang lalu -
OLAHRAGABigetron by Vitality Juara MPL ID S18 Usai Tekuk NAVI
Herman Saleh Harahap·37 menit yang lalu -
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·47 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·2 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGeger Gangster di Surabaya! Dua Remaja Dikeroyok, Punggung dan Bibir Dibacok
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan