Komdigi Tegur Google, YouTube Dinilai Abaikan Aturan Batas Usia di Bawah 16 Tahun
Komdigi tegur Google karena YouTube belum patuhi PP Tunas. Pemerintah ancam sanksi lanjutan jika tak batasi akses anak di bawah 16 tahun.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menjatuhkan sanksi awal kepada Google terkait belum dipatuhinya regulasi PP Tunas oleh platform YouTube.
Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa sanksi yang diberikan saat ini berupa surat teguran resmi. Langkah tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan yang dilakukan pada 7 April 2026 menunjukkan belum adanya komitmen nyata dari pihak YouTube untuk mematuhi aturan tersebut.
“Berdasarkan surat dari Dirjen yang diterbitkan hari ini, pemerintah memberikan sanksi berupa teguran kepada Google,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
PP Tunas sendiri merupakan regulasi yang dirancang untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Namun, dari hasil evaluasi Komdigi, YouTube dinilai belum menunjukkan langkah konkret maupun rencana implementasi dalam waktu dekat untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan tersebut.
Meutya menegaskan, pemerintah tidak memiliki banyak opsi selain meningkatkan status penanganan dari tahap pemeriksaan ke tahap sanksi. Ia juga menekankan bahwa sanksi ini bersifat bertahap dan dapat ditingkatkan jika tidak ada perubahan dari pihak terkait.
“Jika tidak ada itikad baik, tentu sanksi bisa berlanjut ke tahap yang lebih tegas,” tambahnya.
Selain itu, Komdigi turut mengingatkan seluruh platform digital lainnya agar segera memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk menyusun rencana aksi yang jelas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, khususnya bagi pengguna anak-anak.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·54 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·54 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan