Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hensa Apresiasi Profesionalisme Petugas Pajak Usai Penuhi Klarifikasi Terkait Podcast Ferry Latuhihin

Hensa mengapresiasi profesionalisme petugas Ditjen Pajak usai memenuhi klarifikasi terkait podcast bersama Prof Ferry Latuhihin.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menyampaikan keterangan usai memenuhi panggilan klarifikasi Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (5/8/2026).(foto: istimewa)
Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menyampaikan keterangan usai memenuhi panggilan klarifikasi Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (5/8/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA – Pendiri Lembaga Survei sekaligus analis komunikasi politik, , memenuhi panggilan klarifikasi dari () terkait pemeriksaan ekonom Prof . Klarifikasi tersebut berkaitan dengan kehadiran Ferry sebagai narasumber dalam di kanal milik Hendri.

Usai menjalani proses klarifikasi, Hendri yang akrab disapa menyampaikan apresiasi terhadap profesionalisme petugas Ditjen Pajak. Menurutnya, pemeriksaan berlangsung sesuai prosedur dan berfokus pada substansi yang diperlukan.

"Saya kagum sama petugas Dirjen Pajak. Mereka tidak melebar ke mana-mana, sangat profesional, dan fokus pada apa yang memang dicari. Terlepas dari berbagai polemik yang berkembang, petugas hanya menjalankan tugasnya," ujar , Kamis (6/8/2026).

Hensa menilai keputusannya memenuhi panggilan merupakan langkah yang tepat. Ia mengatakan proses klarifikasi berlangsung singkat tanpa adanya pertanyaan di luar pokok persoalan.

Menurut Hensa, pertanyaan yang diajukan hanya berkaitan dengan bentuk apresiasi yang diberikan kepada Prof. Ferry sebagai narasumber .

"Sebenarnya pertanyaannya hanya satu, apakah Prof. Ferry diberikan honor atau tidak," katanya.

Menjawab hal tersebut, Hensa menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan honor dalam bentuk uang kepada narasumber podcast. Sebagai bentuk penghargaan, ia hanya memberikan buah atau cookies.

"Saya tidak pernah memberikan uang. Semua narasumber hanya diberi pilihan buah atau cookies. Saya ingat, waktu itu Prof Ferry saya berikan cookies," ungkapnya.

Ia menambahkan, nilai bingkisan tersebut berkisar antara Rp125 ribu hingga Rp150 ribu. Menurutnya, bentuk apresiasi disesuaikan dengan latar belakang narasumber.

Hensa juga menegaskan dirinya memilih bersikap kooperatif karena meyakini pemanggilan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas otoritas .

"Saya datang karena petugas pajak hanya menjalankan kewajibannya. Kita juga cukup datang dan memberikan penjelasan yang dibutuhkan," tuturnya.

Sebelumnya, Prof mengaku mendapat surat pemeriksaan dari terkait dugaan kepemilikan sejumlah kendaraan yang disebut belum dilaporkan dalam administrasi perpajakan. Ferry menduga pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kritik yang selama ini disampaikannya terhadap kebijakan ekonomi pemerintah. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru