Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Usai Lebaran Berpotensi Rebound, Level 7.300 Jadi Target, Pembukaan 25 Maret Krusial

IHSG berpotensi rebound usai Lebaran dan menuju 7.300. Pembukaan perdagangan 25 Maret 2026 jadi penentu arah pasar saham Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pembukaan kembali perdagangan di pada 25 Maret 2026 menjadi momen penting yang berpotensi menentukan arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek hingga menengah.

Setelah mengalami tekanan menjelang libur panjang Nyepi dan Lebaran, pasar saham domestik kini dinilai memiliki peluang untuk bangkit. Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguat jika sentimen global mulai menunjukkan stabilitas.

“IHSG berpeluang kembali bergerak menuju kisaran 7.200 hingga 7.300 dalam jangka menengah,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, hari pertama perdagangan pasca-libur panjang kerap menjadi penentu arah pasar dalam waktu dekat. Kembalinya aktivitas investor berpotensi memicu peningkatan volume transaksi dan mendorong indeks keluar dari fase konsolidasi.

Ia menjelaskan, tekanan yang terjadi sebelum Lebaran lebih banyak dipicu faktor teknikal, khususnya kebutuhan likuiditas investor. Dengan berakhirnya periode tersebut, tekanan jual diperkirakan mulai mereda.

Namun demikian, pergerakan awal IHSG tetap berpotensi fluktuatif. Pelaku pasar masih akan menyesuaikan kembali strategi dan komposisi portofolio mereka setelah jeda panjang.

Sentimen Global Masih Bayangi Pasar

Di sisi lain, arah IHSG masih sangat dipengaruhi dinamika global. Kebijakan suku bunga Amerika Serikat di bawah pimpinan Jerome Powell menjadi salah satu faktor utama yang dicermati investor.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta pergerakan harga energi global turut memberi tekanan terhadap pasar. Stabilitas harga minyak dan nilai tukar rupiah menjadi kunci bagi keberlanjutan penguatan IHSG.

Jika arus dana asing kembali masuk ke pasar domestik, peluang penguatan indeks akan semakin terbuka.

Peluang Rebound Masih Terbuka

Secara historis, IHSG kerap mengalami technical rebound setelah periode libur panjang, seiring meningkatnya kembali aktivitas transaksi investor. Namun, kondisi tahun ini dinilai lebih kompleks.

Berbagai sentimen eksternal dan domestik membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati. Investor asing, khususnya, masih menunggu kepastian arah kebijakan moneter global sebelum kembali masuk secara agresif ke pasar emerging market, termasuk Indonesia.

Hendra menilai, meski peluang rebound terbuka, fase saat ini masih tergolong sensitif. Oleh karena itu, volatilitas diperkirakan masih akan mewarnai pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru